BERITA

Prabowo Ajak Seluruh Bangsa Bersatu Hapus Kemiskinan dari Bumi Indonesia

1
×

Prabowo Ajak Seluruh Bangsa Bersatu Hapus Kemiskinan dari Bumi Indonesia

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo saat memberikan taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). (Tangkapan Layar Youtube Setpres)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa bangsa Indonesia masih menghadapi tantangan serius, terutama kemiskinan dan kesenjangan sosial. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan bekerja bersama menghapus kemiskinan dari bumi Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Presiden menilai, meskipun Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat besar, masih banyak rakyat yang hidup dalam kondisi sulit. Ia mengingatkan agar pemerintah tidak menutup mata atau bermain istilah dalam menyebut realitas kemiskinan.

“Kita kadang-kadang takut bicara apa adanya. Kita tidak mau bilang miskin, diganti dengan istilah lain. Tapi kenyataannya, masih banyak rakyat kita yang miskin,” tegas Prabowo.

Menurut Presiden, kemiskinan tidak boleh dianggap sebagai sesuatu yang wajar, mengingat potensi besar yang dimiliki Indonesia. Oleh karena itu, ia meminta seluruh unsur pimpinan bangsa di berbagai sektor untuk berani melakukan introspeksi.

“Kita harus berani mengakui bahwa unsur pimpinan di semua tingkat masih kurang dalam menjaga dan mengelola kekayaan bangsa ini,” ujarnya.

Presiden Prabowo mengajak para pemimpin di tingkat pusat dan daerah, termasuk elite politik, akademisi, aparat penegak hukum, serta unsur lainnya untuk menyatukan tekad memperbaiki tata kelola kekayaan nasional agar benar-benar digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.

Dalam arahannya, Presiden juga menekankan pentingnya persatuan nasional dan mengakhiri sekat-sekat politik pascapemilihan umum. Ia menegaskan bahwa perbedaan pilihan politik tidak boleh menghambat pembangunan maupun memecah persatuan bangsa.

“Tidak ada urusan saudara dari partai mana. Setelah pertandingan selesai, kita bekerja bersama untuk rakyat,” katanya.

Presiden menegaskan bahwa pemerintahannya akan bekerja untuk seluruh rakyat Indonesia, tanpa memandang latar belakang politik maupun wilayah. Ia mencontohkan komitmen pemerintah yang tetap membangun daerah-daerah meskipun dirinya tidak memenangkan kontestasi politik di wilayah tersebut.

“Saya tidak akan tanya gubernurnya dari partai mana. Tugas saya adalah bekerja untuk seluruh rakyat Indonesia,” tegas Prabowo.

Ia menutup arahannya dengan menegaskan bahwa kemenangan dan kekalahan politik adalah hal biasa dalam demokrasi. Namun setelah itu, seluruh elemen bangsa harus bersatu untuk mengabdi kepada rakyat dan memastikan keadilan serta kesejahteraan dirasakan secara merata. (rdr)