BERITA

Menko PMK: Akses Jalan di Sumatera Pascabencana Mulai Pulih, Beberapa Ruas masih Terbatas

1
×

Menko PMK: Akses Jalan di Sumatera Pascabencana Mulai Pulih, Beberapa Ruas masih Terbatas

Sebarkan artikel ini
Jalan di Batu Busuak sudah mulai bisa dilintasi sepeda motor. (dok. istimewa)
Jalan di Batu Busuak sudah mulai bisa dilintasi sepeda motor. (dok. istimewa)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyatakan akses transportasi di sejumlah wilayah terdampak bencana di Sumatera secara bertahap mulai kembali terhubung, meskipun sebagian ruas jalan masih beroperasi secara terbatas.

“Pada sektor akses transportasi, mayoritas ruas jalan nasional dan provinsi secara bertahap telah kembali terhubung, meskipun sebagian masih beroperasi secara terbatas dan memerlukan kewaspadaan bagi para penggunanya secara ekstra,” ujar Pratikno dalam konferensi pers perkembangan penanggulangan bencana Sumatera di Jakarta, Jumat.

Di Provinsi Aceh, Pratikno menjelaskan sejumlah ruas strategis sudah mulai dapat dilalui, antara lain jalur Lhokseumawe–Langsa, Langsa–Kuala Simpang, Kuala Simpang–batas Sumatera Utara, Jalan Kawasan Ekonomi Khusus Arun (KEK), jalur penghubung Kabupaten Bener Meriah–Takengon, serta jembatan Awe Geutah.

Selain itu, akses jalan Aceh Tenggara–Gayo Lues serta jalur Banda Aceh–Aceh Tengah melalui Beutong Ateuh juga mulai pulih.

“Perbaikan terus dilakukan untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas di ruas-ruas tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, di Sumatera Utara konektivitas utama antarwilayah seperti Padangsidimpuan, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Mandailing Natal pada umumnya telah pulih. Namun, masih terdapat sejumlah titik longsor, jalan ambles, serta penggunaan jembatan darurat yang memerlukan kewaspadaan ekstra.

Upaya pembersihan material dan perbaikan infrastruktur terus dilakukan dengan dukungan alat berat, termasuk pembangunan jembatan darurat.

Di Sumatera Barat, khususnya jalur Lembah Anai, proses percepatan perbaikan masih berlangsung dengan progres mencapai sekitar 90 persen.

Selain itu, akses jalan Provinsi Padang Pariaman–Agam melalui Malalak saat ini sebagian besar sudah dapat dilalui, meskipun masih terdapat beberapa titik yang memerlukan penanganan lanjutan oleh pemerintah bersama masyarakat.

“Untuk itu, alat berat, alutsista, dan berbagai macam instrumen pemulihan infrastruktur transportasi terus dikerahkan dengan sekuat tenaga untuk percepatan ini,” kata dia.Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyatakan akses transportasi di sejumlah wilayah terdampak bencana di Sumatera mulai pulih, meski beberapa ruas jalan masih beroperasi terbatas.

“Mayoritas ruas jalan nasional dan provinsi kini secara bertahap telah kembali terhubung. Namun, beberapa jalur masih memerlukan kewaspadaan ekstra bagi pengguna,” ujar Pratikno dalam konferensi pers perkembangan penanggulangan bencana Sumatera di Jakarta, Jumat.

Di Aceh, sejumlah jalur strategis mulai bisa dilalui, antara lain Lhokseumawe–Langsa, Langsa–Kuala Simpang, Kuala Simpang–batas Sumatera Utara, Jalan KEK Arun, jalur Bener Meriah–Takengon, serta jembatan Awe Geutah. Akses Aceh Tenggara–Gayo Lues dan Banda Aceh–Aceh Tengah melalui Beutong Ateuh juga mulai pulih.

Sementara itu, di Sumatera Utara, konektivitas utama antarwilayah seperti Padangsidimpuan, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Mandailing Natal sebagian besar sudah pulih, meski masih terdapat titik longsor, jalan ambles, dan penggunaan jembatan darurat.

Di Sumatera Barat, jalur Lembah Anai hampir sepenuhnya pulih dengan progres 90 persen, sementara akses Padang Pariaman–Agam melalui Malalak sebagian besar sudah dapat dilalui. Pemerintah terus mengerahkan alat berat dan berbagai instrumen pemulihan untuk percepatan perbaikan infrastruktur transportasi. (rdr/ant)