LUBUKSIKAPING, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman, Sumatera Barat, resmi meluncurkan layanan internet gratis untuk kawasan blankspot di daerah Terluar, Terpencil, dan Tertinggal (3T). Program ini menjadi bagian dari 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Pasaman.
Peresmian layanan ini dipimpin langsung oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery, bersama Wakil Bupati Parulian Dalimunte, Sekda Yudesri, serta jajaran SKPD di ruang rapat bupati. Acara disiarkan secara hybrid bersama masyarakat penerima manfaat, Kamis (tanggal sesuai publikasi).
Dalam sambutannya, Bupati Welly menegaskan bahwa akses internet telah menjadi kebutuhan vital di era digital.
“Akses internet adalah kebutuhan mendasar saat ini. Dengan jaringan ini, masyarakat di daerah terpencil bisa menikmati manfaat yang sama seperti masyarakat di perkotaan, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga pemerintahan,” ujar Welly Suhery.
Ia menambahkan, program ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Pasaman dalam mendukung transformasi digital nasional sekaligus mempersempit kesenjangan pembangunan.
“Jaringan ini ditargetkan menjangkau sekolah, kantor nagari, puskesmas, dan masyarakat umum di daerah 3T dengan dukungan dari berbagai pihak,” jelasnya.
Sebagai simbol peresmian, Bupati Welly melakukan komunikasi virtual dengan perwakilan warga dari salah satu nagari penerima manfaat. Warga menyampaikan rasa syukur atas hadirnya akses internet yang selama ini menjadi kendala utama dalam kehidupan sehari-hari.
Bupati berharap layanan ini digunakan secara positif, tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga untuk meningkatkan mutu pendidikan, pelayanan publik, dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis digital.
Program internet gratis ini akan menjangkau sejumlah titik di seluruh wilayah Kabupaten Pasaman yang masuk kategori daerah 3T. (rdr/ant)






