PARIAMAN, RADARSUMBAR.COM – Wali Kota Pariaman Yota Balad mengusulkan pembangunan 1.912 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta Rumah Susun Negara bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berpenghasilan rendah kepada Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kemen PKP), Imran, di Jakarta, Selasa (21/10/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Yota Balad menyampaikan bahwa hasil pendataan terbaru menunjukkan sebanyak 1.912 rumah di Kota Pariaman masih tergolong tidak layak huni.
“Kami telah mendata RTLH di Kota Pariaman dan ditemukan 1.912 rumah yang tidak memenuhi standar kelayakan. Karena itu, kami mengusulkan bantuan pembangunan RTLH kepada Kemen PKP agar masyarakat bisa mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak dan sehat,” ujar Yota Balad.
Selain RTLH, Pemko Pariaman juga mengajukan pembangunan Rumah Susun Negara (Rusun) yang ditujukan bagi ASN di lingkungan pemerintah kota yang belum memiliki rumah pribadi, terutama mereka yang berpenghasilan rendah.
“Banyak ASN di Kota Pariaman yang belum memiliki rumah sendiri. Maka kami mengusulkan pembangunan rumah susun negara agar para pegawai memiliki hunian layak, sekaligus mendukung semangat kerja mereka,” tambah Yota Balad.
Pengusulan program ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Pariaman dalam meningkatkan kualitas permukiman masyarakat dan menyediakan hunian yang aman, layak, dan terjangkau, baik bagi masyarakat umum maupun kalangan ASN.
Pemkot Pariaman berharap pemerintah pusat, melalui Kementerian PKP, dapat mengakomodasi dan memprioritaskan usulan ini dalam program perumahan nasional tahun anggaran mendatang. (rdr/rudi)






