PADANG

Badan Geologi: Gunung Marapi Bisa Erupsi Sewaktu-waktu

0
×

Badan Geologi: Gunung Marapi Bisa Erupsi Sewaktu-waktu

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Gunung Marapi Sumatera Barat alami erupsi dengan tinggi letusan 700 meter dari puncak. (ANTARA/Al Fatah)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan aktivitas Gunung Marapi di Sumatera Barat masih menunjukkan kecenderungan fluktuatif. Potensi erupsi masih tetap ada dan dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Berdasarkan evaluasi data pemantauan periode 16–31 Juli 2025, aktivitas Gunung Marapi cenderung fluktuatif,” kata Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid dalam keterangan tertulis yang diterima di Padang, Selasa (5/8).

Ia menjelaskan bahwa pengamatan jangka panjang masih diperlukan untuk mengidentifikasi pola aktivitas gunung yang konsisten. Namun, saat ini potensi letusan tetap ada sebagai bentuk pelepasan tekanan akibat dinamika fluida atau magma dari kedalaman.

Jika terjadi erupsi, letusan diperkirakan berdampak di radius tiga kilometer dari Kawah Verbeek, pusat aktivitas Gunung Marapi. Lontaran material dan abu vulkanik juga dapat membahayakan saluran pernapasan dan aktivitas penerbangan, tergantung arah dan kecepatan angin.

“Erupsi juga berpotensi menimbulkan banjir lahar jika material bercampur dengan air hujan. Ini bisa berdampak ke aliran sungai yang berhulu di puncak gunung,” ujarnya.

Wafid menambahkan, di sekitar puncak dan kawah juga terdapat potensi bahaya gas beracun seperti karbon dioksida (CO2), karbon monoksida (CO), sulfur dioksida (SO2), dan hidrogen sulfida (H2S).

Hingga 1 Agustus 2025, status Gunung Marapi tetap berada di Level II atau Waspada. Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat erupsi.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) juga mengingatkan warga yang tinggal di sekitar aliran sungai berhulu dari Marapi agar mewaspadai ancaman lahar dingin, terutama saat turun hujan. (rdr/ant)