PADANG PARIAMAN

Pemkab Padang Pariaman Gelar Gerakan Pangan Murah jelang Lebaran, Warga Antusias

0
×

Pemkab Padang Pariaman Gelar Gerakan Pangan Murah jelang Lebaran, Warga Antusias

Sebarkan artikel ini
Warga Kecamatan Sungai Garinggiang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar antusias membeli telur di halaman kantor camat setempat saat pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten setempat, Kamis (20/3). ANTARA/Aadiaat M. S.

PARITMALINTANG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat, berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perantau, untuk mengantisipasi kenaikan harga pangan menjelang Lebaran. Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Kamis dan Jumat (20-21/3) ini bertujuan untuk membantu warga Padang Pariaman dalam menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok yang sering terjadi menjelang hari raya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Padang Pariaman, Irawati Febriani, menjelaskan bahwa GPM ini dilaksanakan untuk membantu warga di Padang Pariaman, mengingat harga kebutuhan pokok seringkali mengalami kenaikan menjelang Lebaran. “Meskipun harga kebutuhan pokok di Padang Pariaman saat ini belum naik signifikan, namun berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, harga kebutuhan pokok biasanya merangkak naik menjelang hari raya, sehingga kami perlu mengantisipasi hal tersebut,” ujar Irawati saat pelaksanaan GPM di Sungai Garinggiang, Kamis.

Ia menambahkan bahwa untuk melaksanakan GPM ini, Pemkab Padang Pariaman tidak hanya bekerja sama dengan pemerintah provinsi, tetapi juga dengan Bank Nagari, Baznas, dan pihak terkait lainnya. Khusus di Sungai Garinggiang, kegiatan ini melibatkan perantau, seperti H. Sagi, yang turut mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Karena dana dari APBD tidak ada untuk kegiatan ini, Pemkab Padang Pariaman hanya memfasilitasi. Kolaborasi ini juga merupakan arahan dari Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis,” jelas Irawati.

Dengan adanya kolaborasi tersebut, harga kebutuhan pokok dapat ditekan hingga Rp60 ribu, tergantung jenisnya. Hal ini membuat warga sangat antusias untuk membeli pangan dengan harga lebih terjangkau. Bahkan, sejumlah kebutuhan pokok yang dijual di halaman Kantor Camat Sungai Garinggiang habis dalam waktu 15 menit hingga satu jam.

Contohnya, harga beras di GPM ini dijual seharga Rp100 ribu per karung, sementara harga di pasaran mencapai Rp150 ribu hingga Rp160 ribu. Telur dijual dengan harga Rp30 ribu per papan, sedangkan harga di pasaran bisa mencapai Rp45 ribu per papan. Beberapa kebutuhan pokok lainnya yang dijual di GPM tersebut antara lain minyak goreng, cabai merah keriting, bawang merah, bawang putih, dan telur.

Irawati juga menyebutkan bahwa GPM serupa dilaksanakan di Kecamatan VI Lingkung pada Jumat (21/3), dengan salah satu donatur berasal dari pensiunan Pelindo.

Salah seorang warga, Maset Naiyaminil, yang ikut mengantre untuk mendapatkan pangan murah di Sungai Garinggiang, mengungkapkan bahwa ia baru mengetahui tentang kegiatan ini dan sangat mengapresiasi pelaksanaan GPM. “Saya tidak tahu siapa yang melaksanakan GPM ini, tetapi saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sangat membantu warga, apalagi menjelang Lebaran,” ujarnya. (rdr/ant)