AGAM

PVMBG Ingatkan Waspada Lahar Dingin Marapi, Potensi Ancaman Meningkat saat Musim Hujan

0
×

PVMBG Ingatkan Waspada Lahar Dingin Marapi, Potensi Ancaman Meningkat saat Musim Hujan

Sebarkan artikel ini
Desa Bukit Batabuah, Kabupaten Agam dengan latar belakang Gunung Marapi erupsi. (Antara/Al Fatah)

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi lahar dingin yang dapat terjadi kapan saja, terutama saat musim hujan, akibat aktivitas Gunung Marapi.

“Kita melihat bahwa potensi lahar dingin ini sangat luas, mencapai puluhan jalur,” kata Kepala PVMBG, Hadi Wijaya, saat dihubungi di Padang, Senin.

Menurut Hadi, jalur-jalur lahar dingin tersebut tersebar di berbagai arah, seperti ke utara dari puncak kawah, timur, tenggara, selatan, hingga barat daya.

“Sebaran lahar dingin ini sangat luas. Penting bagi pihak terkait untuk mengambil langkah tegas, dan masyarakat harus mematuhi rekomendasi PVMBG,” imbuhnya.

Hadi mengingatkan pentingnya mitigasi untuk menghindari korban jiwa akibat lahar dingin, seperti yang terjadi pada 11 Mei 2024, yang melanda Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam. Sebagai upaya pencegahan, pemerintah daerah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah memasang sistem peringatan dini (EWS). PVMBG juga terus memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait.

“Dalam hal ini, selain mematuhi rekomendasi yang kami keluarkan, sinkronisasi dan koordinasi antar instansi terus dilakukan,” ujarnya.

Berdasarkan data PVMBG, ada tiga zona rawan lahar dingin yang perlu diwaspadai di Gunung Marapi:

1. Zona Rawan Bencana I (radius tujuh kilometer): Berpotensi terdampak lahar dingin, hujan abu, dan lontaran batu pijar.

2. Zona Rawan Bencana II (radius lima kilometer): Berpotensi dilanda aliran awan panas, lava, guguran batu pijar, serta lahar dingin dan hujan abu lebat.

3. Zona Rawan Bencana III (radius tiga kilometer): Berpotensi terancam aliran awan panas, lava, gas beracun, guguran batu pijar, dan hujan abu lebat.

Sementara itu, Pengamatan Gunung Api (PGA) Gunung Marapi Bukittinggi, Teguh, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang tinggal di dekat bantaran sungai yang berhulu langsung dari Gunung Marapi.

“Saat ini, hujan turun di sekitar lereng Gunung Marapi, harap masyarakat yang tinggal di sekitar daerah tersebut untuk tetap waspada,” kata Teguh. (rdr/ant)