SUMBAR

Gagalkan Sabu 1,5 Kg di Bus ALS, BNN Tangkap 3 Kurir di Bukittinggi

0
×

Gagalkan Sabu 1,5 Kg di Bus ALS, BNN Tangkap 3 Kurir di Bukittinggi

Sebarkan artikel ini
Tim gabungan BNN Provinsi Sumatera Barat menangkap terduga pelaku beserta barang bukti narkotika sekitar 1,5 kilogram sabu-sabu di Kota Bukittinggi, Selasa (13/5/2025). (ANTARA/HO-Humas BNN Sumbar)

BUKITTINGGI, RADARSUMBAR.COM – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 1,5 kilogram di Kota Bukittinggi, Selasa (13/5).

Kepala BNNP Sumbar Brigjen Pol Ricky Yanuarfi mengatakan, operasi ini merupakan hasil kerja sama tim gabungan BNNP Sumbar, BNNK Payakumbuh, dan BNNK Pasaman Barat. Sabu-sabu tersebut dibawa dari Provinsi Aceh menggunakan bus Antar Lintas Sumatera (ALS).

“Pengungkapan ini berawal dari informasi intelijen bahwa akan ada pengiriman sabu dari Aceh menggunakan bus ALS,” ujar Brigjen Ricky dalam konferensi pers di Padang.

Tim gabungan kemudian melakukan pemantauan di perbatasan Sumatera Utara dan Sumbar. Sekitar pukul 07.36 WIB, bus yang dicurigai melintas dan tiba di pool ALS Kota Bukittinggi pada pukul 09.30 WIB. Petugas langsung bergerak cepat dan mengamankan tiga tersangka.

Ketiga tersangka berinisial AL (41) asal Bireuen, N (24) asal Aceh Utara, dan S (38) dari Aceh Timur. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan paket sabu yang disembunyikan di tubuh para pelaku dengan berbagai modus penyamaran.

Selain sabu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu buku rekening, tiga kartu ATM, lima unit ponsel, dan satu dompet berwarna cokelat.

“Berdasarkan pengakuan awal, sabu tersebut berasal dari seseorang di Bireuen, Aceh,” tambah Ricky.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) juncto Pasal 112 Ayat (2) dan Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran gelap narkoba di Sumbar,” tegasnya.

BNNP Sumbar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam memberantas narkoba demi menyelamatkan generasi bangsa. (rdr/ant)