SUMBAR

BMKG Sumbar Ingatkan Potensi Hujan Lebat selama Tiga Hari, Waspada Bencana Alam

0
×

BMKG Sumbar Ingatkan Potensi Hujan Lebat selama Tiga Hari, Waspada Bencana Alam

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi - Dua warga menaiki sepeda menembus hujan di jalan. (ANTARA/HO-Wahyu Putro)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatra Barat (Sumbar) mengingatkan masyarakat akan potensi hujan di sejumlah daerah di provinsi ini dalam tiga hari ke depan, mulai Rabu (5/2) hingga Jumat (7/2).

Analis Muda BMKG Sumbar, Annisa FR Imami, mengatakan bahwa beberapa kabupaten atau kota di Sumbar diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat dalam periode tersebut. “Beberapa daerah di Sumbar berpotensi hujan dengan intensitas bervariasi dari ringan hingga lebat dalam tiga hari ke depan,” ujar Annisa di Padang, Rabu.

Pada Rabu (5/2), hujan diperkirakan terjadi di beberapa wilayah, seperti Kabupaten Kepulauan Mentawai yang berpotensi hujan pada siang hingga sore hari, serta Pasaman Barat yang diprediksi hujan pada siang hingga malam. Sementara itu, wilayah Agam, Tanah Datar, dan Padang Pariaman berpotensi hujan pada sore hingga malam hari. Pesisir Selatan juga diperkirakan mengalami hujan pada malam hari, dengan kabut pada dini hari.

Kabupaten Pasaman diperkirakan mengalami hujan pada siang hingga sore hari, sementara Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya berpotensi hujan pada sore hingga malam hari.

Annisa melanjutkan, pada Kamis (6/2), hujan berpotensi terjadi di tujuh kabupaten, yakni Solok Selatan, Pasaman, Solok, Padang Pariaman, Agam, Pasaman Barat, dan Mentawai, dengan hujan diperkirakan terjadi pada siang, sore, dan malam hari di wilayah tersebut.

Pada Jumat (7/2), hujan berpotensi turun di 15 dari 19 kabupaten atau kota di Sumbar, termasuk Mentawai, Pasaman, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Sawahlunto, Solok, Solok Selatan, Sijunjung, Dharmasraya, Kota Pariaman, Padang, Solok, dan Sawahlunto.

Annisa berharap perkiraan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG dapat meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian masyarakat dalam beraktivitas. Ia juga mengimbau instansi terkait untuk mengantisipasi potensi dampak yang bisa timbul, termasuk bencana alam akibat cuaca buruk. (rdr/ant)