PENDIDIKAN

Wamendiktisaintek Tekankan Kerja Sama Perguruan Tinggi-Dunia Industri Tekan Pengangguran Sarjana

0
×

Wamendiktisaintek Tekankan Kerja Sama Perguruan Tinggi-Dunia Industri Tekan Pengangguran Sarjana

Sebarkan artikel ini
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Fauzan seusai menghadiri peresmian King' College London di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (28/5/2025). (ANTARA/Ananto Pradana)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Fauzan menegaskan pentingnya kolaborasi erat antara perguruan tinggi dengan dunia usaha dan industri guna mengurangi angka pengangguran, khususnya di kalangan lulusan sarjana di Indonesia.

“Perguruan tinggi dapat berperan melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang menyediakan program upskilling dan reskilling bagi mahasiswa maupun masyarakat umum,” ujar Fauzan saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Fauzan menilai bahwa program studi di sejumlah kampus masih bersifat generik dan perlu disesuaikan agar lulusan memiliki keterampilan yang lebih spesifik sesuai kebutuhan dunia kerja. Penyesuaian kurikulum serta pembukaan program studi relevan menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing lulusan.

Lebih lanjut, ia menyebutkan pentingnya program sertifikasi dan kolaborasi pentahelix antara perguruan tinggi, dunia usaha, pemerintah, masyarakat, dan media untuk menjembatani kesenjangan kompetensi lulusan.

Data Kementerian Ketenagakerjaan mencatat lebih dari satu juta pengangguran sarjana pada 2025, sementara Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan total pengangguran di Indonesia mencapai 7,28 juta orang pada Februari 2025, naik 1,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Fauzan mengajak seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama untuk mencetak lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap bersaing di era transformasi ekonomi. (rdr/ant)