BOLA, RADARSUMBAR.COM – Semen Padang FC (SPFC) dipastikan sudah tidak lagi masuk dalam daftar ban list FIFA secara resmi terhitung per Rabu (6/8/2025).
Hal ini menyusul selesainya pelunasan kompensasi kepada empat mantan pemain asing yang sempat membawa klub berjuluk Kabau Sirah itu ke meja sengketa internasional.
Pada ban list FIFA di laman registration-bans, Semen Padang FC memang masih tampak di laman tersebut, tapi dipastikan jika sanksi terhadap klub kebanggaan Sumbar ini sudah selesai.
Konfirmasi pencabutan sanksi FIFA ini sebelumnya juga sudah disampaikan oleh penasihat klub, Andre Rosiade melalui akun media sosial pribadinya.
Dia menginformasikan bahwa pelunasan sudah dilakukan pada Jumat (2/8/2025) dan pemberitahuan resmi telah dikirimkan kepada FIFA pada hari yang sama.
“Seluruh kewajiban kompensasi @semenpadangfcid ke mantan pemain sudah dilunasi Jumat kemaren. Dan Jumat sore sudah dikirimkan email pemberitahuan kepada FIFA. Insya Allah Senin atau Selasa banned FIFA terhadap @semenpadangfcid sudah dicabut. Klub kebanggaan urang awak siap mengikuti kompetisi baru. Ayo bangkit @semenpadangfcid. Buek bangga Ranah Minang,” tulis Andre.
CEO Semen Padang FC, Win Bernadino, sebelumnya juga menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menyelesaikan masalah ini sebelum bergulirnya musim baru.
Proses pembayaran kompensasi menunggu pencairan dana dari sponsor. “Insya Allah sanksi kita selesaikan di bulan Juli ini, menunggu pencairan dari sponsor kita,” ujar Win di Padang.
Empat pemain asing yang telah menerima kompensasi tersebut adalah Kenneth Ikechukwu Ngwoke, Bruno Dybal, Jan Carlos Vargas, dan Ryohei Michibuchi.
Mereka sebelumnya memperkuat Semen Padang FC, namun kontraknya diputus secara sepihak pada musim lalu, yang kemudian berbuntut sanksi larangan pendaftaran pemain baru dari FIFA.
Sanksi tersebut sempat menghambat persiapan tim menghadapi BRI Super League 2025/2026, sebab klub tidak bisa mendaftarkan pemain baru sebelum masalah diselesaikan.
“Kami berkomitmen menyelesaikan ini agar bisa segera mendaftarkan pemain ke PT LIB,” tegas Win.
Sebelumnya, dari data resmi FIFA, Semen Padang FC merupakan satu dari enam klub Indonesia yang dikenai sanksi larangan transfer, bersama Persiwa Wamena, PSM Makassar, Sada Sumut FC, Kalteng Putra FC, dan PSIS Semarang.
Kini, dengan status bebas dari ban FIFA, Semen Padang FC bisa segera mendaftarkan seluruh pemainnya dan bersiap penuh menghadapi musim baru.
Langkah cepat manajemen ini menjadi sinyal positif bagi kebangkitan Kabau Sirah dan menjadi harapan baru bagi suporter setia di Ranah Minang. (rdr)





