BOLA, RADARSUMBAR.COM – Hari ini, Minggu (118/5/2025) adalah medan tempur sesungguhnya bagi Semen Padang FC. Andre Rosiade, penasihat tim, mengobarkan semangat juang para pemain.
“Tak perlu menanti hasil tim lain. Kita yang tentukan! Hari ini buktikan di lapangan!” ujar Penasihat Semen Padang FC, Andre Rosiade memberikan motivasi kuat menjelang laga krusial melawan Persik Kediri yang akan berlangsung hari ini.
Laga ini menjadi penentu nasib Kabau Sirah di kancah Liga 1. “Hari ini adalah hari penentuan kita. Siap menang! Nasib kita tergantung pada usaha kita sendiri, bukan pada hasil tim lain, Jangan tunggu keajaiban, tapi ciptakan,” tegas Andre.
Menurutnya, Semen Padang FC tidak perlu menunggu hasil pertandingan pekan depan melawan Arema FC. Jika mampu mengalahkan Persik, tim kebanggaan Ranah Minang itu dipastikan tetap berlaga di kasta tertinggi sepak bola nasional.
“Kita tak perlu menunggu minggu depan melawan Arema. Hari ini, kita kalahkan Persik, kita bertahan di Liga 1. Saya tunggu permainan kawan-kawan. Buktikan di lapangan!” seru Andre penuh semangat.
Sementara itu, Direktur Utama PT Semen Padang, Indrieffouny Indra, juga menyuarakan hal senada. Ia menegaskan bahwa tidak ada pilihan lain selain menang.
“Tim harus menang pada pertandingan hari ini. Tak ada kata lain selain menang untuk bertahan di Liga 1,” ujar Indrieffouny.
Pertandingan melawan Persik Kediri menjadi laga hidup-mati bagi Semen Padang FC. Dukungan penuh dari manajemen dan para suporter menjadi energi tambahan agar Kabau Sirah bisa meraih hasil maksimal dan mengamankan posisi di Liga 1 musim depan.
Semen Padang FC (SPFC) mendapat suntikan motivasi jelang laga krusial melawan Persik Kediri pada pekan ke-33 BRI Liga 1 2024/25.
Jika berhasil memenangkan pertandingan yang akan digelar di Stadion H. Agus Salim, Padang, Minggu (18/5/2025) sore, tim Kabau Sirah dijanjikan bonus total sebesar Rp500 juta atau setengah miliar.
Bonus tersebut yakni, Rp300 juta dari Andre Rosiade selaku penasihat tim, Rp100 juta dari manajemen PT Semen Padang serta sisanya berasal dari sumbangan sejumlah kepala daerah dan pengusaha di Sumbar.
Laga ini menjadi penentu nasib Semen Padang FC di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Kemenangan atas Persik Kediri akan memastikan mereka bertahan di Liga 1 musim depan.
Tambahan tiga poin akan membuat perolehan poin tim asuhan Eduardo Almeida menjadi 35—angka yang tidak bisa lagi dikejar oleh dua tim pesaing di papan bawah, Barito Putera dan PSS Sleman, yang sama-sama mengoleksi 31 poin dengan satu laga tersisa.
Barito Putera sendiri baru saja menelan kekalahan telak 1-4 dari PSM Makassar di kandang sendiri pada Sabtu (17/5/2025). Di laga terakhir BRI Liga 1, mereka akan bertemu PSIS yang sudah terdegradasi.
Sementara itu, PSS Sleman berhasil meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Persija Jakarta. Dan, pertandingan terakhir mereka akan bertemu dengan Madura United yang sudah memastikan bertahan usai laga pada Sabtu kemari.
Sedangkan, tim Kabau Sirah sendiri saat ini berada di peringkat ke-15 dengan 32 poin dan masih menyisakan dua pertandingan yakni, melawan Persik dan Arema di laga terakhir.
Jika berhasil mengamankan kemenangan atas Persik Kediri pada laga sore nanti, posisi Kabau Sirah akan aman dari jerat degradasi dan tidak akan berharap dengan hasil laga terakhir.
Artinya, tiga tim seperti PSIS, PSS Sleman dan Barito Putra akan terdegradasi jika Semen Padang FC mendapatkan tiga poin dalam laga sore nanti. (rdr)




