LIGA 1

Berat! Delapan Pemain Pilar Semen Padang FC Absen saat Lawan Persib Bandung

0
×

Berat! Delapan Pemain Pilar Semen Padang FC Absen saat Lawan Persib Bandung

Sebarkan artikel ini
Kapten Persib Bandung, Marc Klok berebut bola dengan gelandang Semen Padang FC, Dimas Roni pada laga pekan ke-10 BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. (dok. istimewa)
Kapten Persib Bandung, Marc Klok berebut bola dengan gelandang Semen Padang FC, Dimas Roni pada laga pekan ke-10 BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. (dok. istimewa)

BOLA, RADARSUMBAR.COM – Semen Padang FC (SPFC) tengah berusaha bangkit dari keterpurukan usai kekalahan telak 0-6 dari Dewa United FC pada pekan sebelumnya.

Namun, kebangkitan tersebut tidak akan mudah. Pada Senin (10/3), Kabau Sirah harus menghadapi lawan tangguh, yakni juara bertahan sekaligus pemuncak klasemen BRI Liga 1 2024/25, Persib Bandung.

Meskipun bermain di kandang sendiri, Stadion H. Agus Salim, Padang, tim Kabau Sirah harus berjuang ekstra keras mengingat kondisi tim yang sedang pincang akibat absennya sejumlah pemain utama.

Pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida, tak menampik bahwa timnya sedang berada dalam situasi sulit. Semuanya ada sebanyak 8 pemain yang tidak bisa diturunkan dalam laga lawan Persib nanti.

Adapun 8 pemain yang bakal absen ini adalah M Iqbal, Marco Baixinho, Dodi Alexvan Djin, Tin Martic, Ricky Ariansyah, Kim Mingyu, Zidane Afandi dan Alhassan Wakaso.

Para pemain ini absen akibat cedera dan juga ada yang menjalani hukuman kartu merah dan akumulasi kartu kuning. Namun, sdia menegaskan bahwa tim harus tetap bekerja keras dan mengerahkan yang terbaik.

“Kami harus realistis menghadapi situasi ini. Lawan yang akan kami hadapi adalah tim terbaik di liga saat ini, sementara kami kehilangan beberapa pemain penting. Tapi kami harus tetap berusaha dan memberikan yang terbaik,” ujar Almeida.

Semen Padang harus segera melupakan hasil buruk pekan lalu jika ingin keluar dari zona merah. Saat ini, mereka berada di peringkat ke-16 dengan 22 poin dan masih berjuang untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Almeida pun meminta para pemainnya untuk fokus dan memberikan perlawanan maksimal kepada Maung Bandung.

“Yang sudah terjadi biarlah berlalu. Sekarang yang terpenting adalah bagaimana kami bisa tampil maksimal dan berusaha mendapatkan hasil terbaik di laga nanti,” lanjutnya.

Situasi semakin sulit dengan absennya beberapa pemain utama. Salah satu kehilangan terbesar adalah Tin Martic, yang harus menjalani hukuman kartu merah setelah laga melawan Dewa United.

Kehilangan ini tentu berdampak besar bagi lini pertahanan Semen Padang FC yang harus menghadapi lini serang Persib yang tajam.

Namun, di tengah krisis pemain ini, ada motivasi lebih bagi Bima Reksa. Bek yang dikenal tenang ini memiliki latar belakang unik sebagai putra daerah Jawa Barat, yang merupakan basis suporter Persib.

Pemain kelahiran Bogor ini baru bergabung dengan Semen Padang pada putaran kedua BRI Liga 1 2024/25 dari Sriwijaya FC dan telah mencatatkan delapan penampilan dengan total 458 menit bermain.

“Kami sebagai pemain sudah siap, pelatih juga telah mempersiapkan tim sebaik mungkin. Saya pribadi punya motivasi lebih karena akan menghadapi klub dari daerah asal saya.”

“Ini jadi tantangan sekaligus dorongan bagi saya untuk memberikan yang terbaik bagi Semen Padang,” ujar Bima Reksa.

Ia pun bertekad tampil all-out dalam laga krusial ini. “Saya punya motivasi dua kali lipat dibanding biasanya. Saya ingin menunjukkan performa terbaik dan membantu tim meraih hasil positif,” tambahnya.

Semen Padang FC memang sangat membutuhkan tambahan poin untuk menjauh dari zona degradasi dan membuat jarak dengan tim-tim yang berada di papan bawah.

Dengan segala keterbatasan yang ada, mereka harus tampil habis-habisan untuk setidaknya mencuri poin dari Persib dan menjaga asa bertahan di Liga 1 musim depan. (rdr)