PADANG, RADARSUMBAR.COM – Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, menyoroti ketidakjelasan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat (Sumbar) tahun 2026. Menurutnya, hingga kini belum ada kejelasan dari Pemerintah Provinsi Sumbar maupun tuan rumah, Kota Solok, terkait penyelenggaraan ajang olahraga dua tahunan tersebut.
“Hingga sekarang tidak ada tanda-tanda Kota Solok akan menggelar Porprov 2025, padahal sudah ditunjuk melalui SK Gubernur Sumbar No. 42-794-2023,” ujar Mastilizal Aye, Selasa (29/4/2025).
Ia menjelaskan, Kota Solok sebelumnya ditetapkan sebagai tuan rumah Porprov ke-XVI yang seharusnya digelar pada 2023, namun ditunda ke 2025. Sementara Porprov ke-XVII yang seharusnya berlangsung pada 2025 pun ikut tergeser.
“Namun kabarnya, Pemerintah Kota Solok tidak menganggarkan dana untuk pelaksanaan Porprov 2025. Artinya, kemungkinan besar ajang ini batal digelar. Kalau jadi, tentu persiapan sebagai tuan rumah sudah mulai tampak sejak sekarang,” tegas Ketua Askot PSSI Padang ini.
Lebih lanjut, Aye menekankan jika Porprov benar-benar digelar tahun 2026, maka harus ada pembatalan SK Gubernur yang menunjuk Kota Solok sebagai tuan rumah, dan diterbitkan SK baru untuk daerah lain. Namun hingga akhir April 2025 ini, belum ada tanda-tanda ke arah itu.
“Ini menandakan, pelaksanaan Porprov 2026 juga masih belum pasti,” tambahnya.
Selain itu, kabupaten dan kota lain di Sumbar juga belum menganggarkan dana untuk mengikuti Porprov, karena belum ada kejelasan lokasi dan jadwal penyelenggaraan. KONI Sumbar selaku penyelenggara utama pun belum menunjukkan progres konkret.
Menurut Aye, jika Porprov benar-benar akan dilaksanakan pada 2026, maka anggaran seharusnya sudah mulai dibahas dan dimasukkan ke APBD Induk 2025, paling lambat pada Mei 2025. Jika tidak, maka anggaran tidak akan bisa dimasukkan ke APBD Perubahan, yang memperkuat sinyal Porprov 2026 kemungkinan besar batal atau kembali tertunda.
Sebagai catatan, Porprov terakhir digelar pada tahun 2018 di Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman. Kota Padang kala itu keluar sebagai juara umum, disusul Padang Pariaman di posisi kedua, dan Bukittinggi di peringkat ketiga.
Sementara Porprov ke-XVI yang sempat dijadwalkan tahun 2020 di Pasaman Barat batal akibat pandemi Covid-19. Setelahnya, rencana pelaksanaan tahun 2023 di Kota Padang dan Padang Panjang juga gagal, hingga kini belum ada kepastian kapan ajang ini kembali bergulir. (rdr)






