HIBURAN

Band Punk Sukatani Ungkap Wajah dan Mohon Maaf ke Polri terkait Lagu Kontroversial

0
×

Band Punk Sukatani Ungkap Wajah dan Mohon Maaf ke Polri terkait Lagu Kontroversial

Sebarkan artikel ini
Potret Sukatani, Band Punk Agraria asal Purbalingga (@sukatani.punk)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Band punk Sukatani baru-baru ini mengejutkan banyak orang dengan mengunggah video permohonan maaf yang diucapkan langsung oleh dua personelnya, yang selama ini dikenal tampil dengan topeng. Video tersebut memperlihatkan wajah asli mereka untuk pertama kalinya ke publik.

Dalam video tersebut, Muhammad Syifa Al Ufti (Electroguy) sebagai gitaris dan Novi Chitra Indriyaki (Twistter Angels) sebagai vokalis menyampaikan permohonan maaf kepada Kapolri dan institusi Polri terkait lagu mereka yang berjudul “Bayar Bayar Bayar.” Lagu ini sempat viral di media sosial, terutama karena liriknya yang menyebutkan “bayar polisi.”

“Mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri atas lagu ciptaan kami, ‘Bayar Bayar Bayar,’ yang liriknya bayar polisi, yang telah kami nyanyikan dan viral di beberapa platform media sosial, termasuk Spotify,” ujar Muhammad Syifa Al Ufti dalam video tersebut.

Dia menjelaskan bahwa lagu itu sebenarnya dibuat untuk menanggapi oknum kepolisian yang melanggar peraturan, dan bukan untuk menyerang institusi Polri secara keseluruhan.

Selain itu, Sukatani menyatakan bahwa lagu tersebut telah ditarik dari peredaran. Mereka juga meminta pengikut di media sosial untuk menghapus lagu itu dan semua video yang menggunakannya.

“Dengan ini saya mengimbau kepada semua pengguna akun media sosial yang telah memiliki lagu kami dengan judul ‘Bayar Bayar Bayar,’ lirik lagu bayar polisi, agar menghapus dan menarik semua video yang menggunakan lagu tersebut. Karena apabila ada risiko di kemudian hari, sudah bukan tanggung jawab kami dari band Sukatani,” tambahnya.

Profil Sukatani Band

Sukatani adalah band punk asal Purbalingga, Jawa Tengah, yang dikenal dengan gaya nyentrik mereka. Band ini sering mengusung tema perlawanan dan menyuarakan perjuangan petani. Terdiri dari Twister Angel sebagai vokalis dan Eletroguy sebagai gitaris sekaligus produser, Sukatani mulai dikenal sejak Oktober 2022.

Mereka memiliki ciri khas dengan balaclava yang dikenakan dan aksi berbagi sayur sebagai signature. Debut album mereka, Gelap Gempita, dirilis pada 24 Juli 2023. Musik Sukatani mengusung nuansa post-punk yang dibalut dengan nuansa new wave ala 80-an. Uniknya, mereka menggunakan dialek Banyumasan dalam lirik-liriknya, memberi nuansa budaya lokal yang lebih dekat dengan pendengar.

Sukatani tidak hanya dikenal karena musiknya, tetapi juga karena misi sosial mereka, yang mencakup perjuangan untuk petani. Lewat lirik-lirik mereka, band ini mengajak pendengar untuk lebih menghargai pentingnya pertanian dan perjuangan petani yang sering kali tidak mendapatkan apresiasi yang layak. (rdr)