EKONOMI

Pengembangan Ekonomi Berbasis Komunal di Sumbar, Bank Indonesia Luncurkan Program “Daun”

0
×

Pengembangan Ekonomi Berbasis Komunal di Sumbar, Bank Indonesia Luncurkan Program “Daun”

Sebarkan artikel ini
Kepala BI Perwakilan Provinsi Sumbar Mohamad Abdul Majid Ikram saat diwawancarai di Padang. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) meluncurkan Program Dari Nagari untuk Negeri (Daun) yang bertujuan untuk mendukung pengembangan ekonomi berbasis komunal dan inklusif di Ranah Minang.

“Kami merancang Program Daun untuk menyelaraskan berbagai program daerah dengan kebijakan pemerintah pusat, terutama terkait dengan ketahanan pangan,” kata Kepala Kantor Perwakilan BI Sumbar, Mohamad Abdul Majid Ikram, di Padang, Minggu (26/1/2025).

Majid menjelaskan bahwa program ketahanan pangan yang digagas oleh pemerintah pusat dapat diterapkan di Sumbar melalui pemberdayaan potensi yang ada di setiap nagari (desa), mengingat masyarakat Minangkabau telah lama terbiasa menyimpan gabah kering di tempat penyimpanan tradisional yang dikenal dengan nama Rangkiang.

Program Daun memiliki tiga kerangka kerja utama, yaitu:

1.Ketahanan Pangan dan Hilirisasi Pangan

Fokus utama pada transisi menuju pertanian berkelanjutan rendah karbon, dari hulu ke hilir. Program ini juga mendorong pemberdayaan petani muda yang inovatif dan berkelanjutan, serta pemanfaatan digital farming untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian. Selain itu, program ini berupaya memperkuat data informasi stok dan produksi pertanian.

“Program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah menciptakan petani milenial. BI akan mendorong anak muda di Sumbar, terutama yang lulusan fakultas pertanian, untuk terjun menjadi petani,” jelas Majid.

2. Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan

Program ini bertujuan untuk pemberdayaan dan pengembangan usaha masyarakat, termasuk sektor wastra (kain tradisional), makanan dan minuman, pariwisata, serta memperluas kemitraan UMKM. BI juga akan meningkatkan akses pembiayaan untuk UMKM dan memperkuat daya saing melalui inovasi produk serta adopsi teknologi digital.

3. Digitalisasi dan Perluasan Cinta Bangga Rupiah

Pada aspek ini, BI Sumbar akan fokus pada pembangunan infrastruktur digital di nagari melalui program Nagari Go Digital, serta mendorong inklusivitas sistem pembayaran yang memperkuat ekonomi lokal. Program ini juga bertujuan untuk menurunkan peredaran uang palsu, memastikan ketersediaan uang layak edar, dan meningkatkan literasi keuangan di masyarakat melalui edukasi.

Program Daun diharapkan dapat mempercepat transformasi ekonomi daerah, meningkatkan ketahanan pangan, serta menciptakan masyarakat yang lebih mandiri secara ekonomi dengan memanfaatkan potensi digital dan inovasi. (rdr/ant)