DAERAH

Perkuat Pasokan Listrik, PLN Batam Unit Bisnis Kirim Tiga Mesin ke Pulau Tello

0
×

Perkuat Pasokan Listrik, PLN Batam Unit Bisnis Kirim Tiga Mesin ke Pulau Tello

Sebarkan artikel ini

NIAS SELATAN, RADARSUMBAR.COM – PT. PLN (Persero) menurunkan tiga unit generator berkapasitas total 400 kilowatt guna mengakhiri era pemadaman bergilir yang telah berlangsung bertahun-tahun di Pulau Tello, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut).

Perusahaan listrik negara tersebut menghadirkan solusi konkret untuk mengatasi krisis kelistrikan yang melanda gugusan pulau seluas 18 kilometer persegi, yang merupakan pusat dagang antara pulau-pulau kecil sekitarnya.

Randi Septia Warman selaku Tim Leader Operasional dan Pemeliharaan PLN Cabang Pulau-Pulau Batu, menyampaikan kalau selama ini memang mengandalkan delapan mesin pembangkit dengan kapasitas terbatas yakni 800 kilowatt.

“Kapasitas sebelumnya sangat minim, sehingga ketika gangguan atau kerusakan menimpa salah satu mesin langsung menimbulkan defisit daya,” ungkap Randi di Pulau Tello, Kamis (31/7/2025).

Permasalahan mencapai puncaknya ketika beban tertinggi setiap waktu maghrib menyentuh angka 790 kilowatt, menyisakan margin daya sangat tipis.

Kondisi semakin genting ketika satu dari delapan mesin mengalami kerusakan. Ketidakmampuan sistem menanggulangi beban puncak memaksa PLN Pulau Tello menjalankan skema pemadaman bergilir.

Ketiga mesin yang didatangkan terdiri dari dua unit berkapasitas masing-masing 150 kilowatt dan satu unit berkapasitas 100 kilowatt.

Proses pengiriman generator melibatkan koordinasi intensif PLN Batam Unit Bisnis Managed Service Pembangkitan Sumatera Utara dan Sumatera Barat melalui rute Jakarta-Padang-Riau-Sibolga sebelum tiba di Pulau Tello.

“Revitalisasi tiga mesin menghasilkan total daya 1.200 kilowatt, sehingga dari beban puncak masih menyisakan daya cadangan sekitar 400 kilowatt,” jelas Randi mengenai peningkatan signifikan kapasitas sistem kelistrikan.

Namun, proses instalasi revitalisasi memerlukan waktu tambahan. Tim teknisi PLN tengah melakukan revitalisasi terhadap salah satu mesin yang mengalami kerusakan sebelumnya.

“Status operasional berada dalam kondisi siaga saat ini,” terang Randi menjelaskan situasi operasional terkini.

“Pemasangan tidak dapat dilakukan dalam keadaan sistem beroperasi, ini kami sedang mengerjakan satu engine,” tegasnya.

Pihaknya menargetkan penyelesaian revitalisasi instalasi dua mesin tersisa sebelum 17 Agustus 2025. Perkiraan sekira tanggal 10 atau 13 Agustus mendatang.

“Saat ini memang normal. Namun untuk status operasional seutuhnya akan kembali normal setelah dua mesin lagi terinstal sistem, dan estimasi penyelesaian jatuh pada rentang tanggal tersebut,” papar Randi.

Saat proses install engine cummins muncul ragam asumsi di tengah masyarakat. Kendati demikian, Randi Septia Warman menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Pulau Tello terkait pemadaman bergilir.

Sementara itu, tokoh pemuda setempat Y. Laowo memberikan apresiasi terhadap langkah PLN Cabang Pulau Tello yang menghadirkan tiga mesin tambahan untuk memperkuat daya kelistrikan.

Masyarakat Pulau Tello berharap tidak lagi mengalami kekurangan daya dan pemadaman bergilir yang berlangsung bertahun-tahun.

“Harapan dengan bertambahnya daya dari tiga mesin tersebut memberikan dampak positif, tidak lagi memunculkan keluhan yang selama ini masyarakat rasakan,” ungkap Yerianus. (rdr-tanhar)