JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memastikan ketersediaan akses internet di seluruh Sekolah Rakyat guna mendukung proses belajar mengajar berbasis digital dan mempercepat digitalisasi pendidikan.
“Setiap titik Sekolah Rakyat akan mendapatkan layanan internet yang cukup untuk mendukung pembelajaran digital,” kata Staf Khusus Menteri Kemkomdigi, Alfreno Kautsar Ramadhan, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (6/7).
Alfreno yang mewakili Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan hal ini saat kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat di Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos), Bandung, Sabtu (5/7).
Langkah ini merupakan wujud komitmen pemerintah sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, agar pendidikan di Indonesia dapat terhubung dan setara melalui digitalisasi.
“Konektivitas digital adalah solusi untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan, terutama bagi kelompok rentan,” ujar Alfreno.
Sinergi antara Kemkomdigi dan Kementerian Sosial, yang menyelenggarakan Sekolah Rakyat, diwujudkan dengan penyediaan fasilitas internet untuk mendukung pendidikan yang layak bagi seluruh rakyat Indonesia.
Alfreno berharap lulusan Sekolah Rakyat akan menjadi generasi melek digital dan pemimpin masa depan Indonesia.
“Kami tidak hanya mencetak lulusan, tapi juga generasi pemimpin yang membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih adil dan berdaulat,” tegasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Alfreno meninjau langsung infrastruktur digital dan kualitas bandwidth di Sekolah Rakyat Bandung. Sekretaris Ditjen Rehabilitasi Sosial Kemensos, Idit Supriadi Priatna, menambahkan bahwa peninjauan ini untuk memastikan dukungan internet di tiga Sekolah Rakyat di Bandung yang akan beroperasi mulai 14 Juli 2025.
Mengenai pembiayaan jaringan internet dan infrastruktur digital, Idit menjelaskan akan menggunakan anggaran operasional Sekolah Rakyat itu sendiri, karena Sekolah Rakyat merupakan satuan kerja mandiri. (rdr/ant)






