PADANG, RADARSUMBAR.COM – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sumatera Barat (Sumbar), H Andre Rosiade mengatakan, Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, H Prabowo Subianto sudah dekat dengan ulama sejak muda atau saat menjadi prajurit TNI.
Hal tersebut ia sampaikan saat menerima dukungan dan deklarasi dari Forum Ulama Sumbar yang sebelumnya sempat mendukung pasangan Anies-Muhaimin hingga akhirnya berbalik arah ke Prabowo-Gibran.
Sejak menjadi prajurit, kata Andre Rosiade, Prabowo Subianto sudah sangat dekat dengan ulama dan umat serta tidak pernah bermusuhan.
“Pak Prabowo Subianto itu sejak muda, masih prajurit itu dekat dengan umat dan ulama, bisa ditanyakan ke NU, Muhammadiyah dan kelompok ulama lainnya. Beliau dekat dengan ulama dan umat itu sejak muda, bukan karena kepentingan politik,” kata Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran di Sumbar, Kamis (1/2/2024) siang.
Anggota DPR RI Komisi VI itu mengatakan, dukungan yang diberikan oleh Forum Ulama Sumbar menambah kekuatan dan semangat pihaknya dalam berjuang memenangkan pasangan nomor urut 2.
“Buya itu mengatakan bahwa di awal mendukung Anies-Muhaimin sebelum beralih ke Prabowo-Gibran. Dukungan ini kami syukuri, menambah semangat, kemudahan, kekuatan kami dalam perjuangan menuju Indonesia sejahtera dan Sumbar lebih baik lagi dengan Prabowo-Gibran,” kata Ketua Juru Bicara (Jubir) Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran tersebut.
Sementara itu, Ketua Forum Ulama Sumbar, Alwisral Imam Zaidallah mengatakan, pihaknya mengalihkan dukungan dari Anies-Muhaimin ke Prabowo-Gibran untuk Pilpres 2024 setelah melalui analisa yang panjang dan mendalam.
Buya Alwisral Imam Zaidallah mengaku pada awalnya mendukung pasangan Anies-Muhaimin lantaran tidak mempelajari secara lengkap terkait rekam jejak pasangan Prabowo-Gibran.
“Kami di awal belum sempat mempelajari secara lengkap rekam jejak Prabowo Subianto. Bahwa pemimpin tawadhu’ dan sungguh-sungguh membangun NKRI itu Prabowo-Gibran,” katanya.
Meski tidak mengatakan kecewa dengan Anies Baswedan, namun Ketua Forum Ulama Sumbar itu menyayangkan sikap dari Anies Baswedan yang selalu menyerang pribadi atau personal dari Prabowo Subianto di setiap debat Capres.
“Itu tak boleh dalam aturan, sementara Prabowo ada tawadhu’ nya. Memang hasil kajian kami, lebih meyakinkan untuk pasangan 02 ini memimpin bangsa sebesar Indonesia ini. Sosialisasi (dukungan akan) kami lakukan secara berantai, kami ada sekitar 20 ribu orang,” katanya.
Forum Ulama Sumbar, katanya, mengharapkan stabilitas Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terjaga dengan baik.
“Khusus untuk Sumbar, kami ingin ada perubahan di Sumbar, kami lihat rekam jejak beliau, visi-misi program sekitar 40 pembangunan yang ditawarkan, ini yang sebenarnya kami tunggu selama ini,” katanya.
“Untuk ulama, pak Prabowo dekat dengan ulama dan beliau berjuang mengembangkan Agama Islam,” pungkasnya. (rdr)






