PARIAMAN, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman bakal memiliki pakaian dinas berpola sulaman kapalo peniti atau samek demi mempertahankan produk unggulan daerah serta meningkatkan perekonomian pengrajin dan pelaku usaha kecil menengah setempat.
“Saat ini desain sulaman masih dalam proses perlombaan yang diikuti oleh puluhan peserta,” kata Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian Perdagangan (Perindag) Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kop UKM) Kota Pariaman, Alyendra, Rabu (18/10/2023).
Ia mengatakan, sulaman kapalo samek merupakan produk kerajinan daerah itu yang telah ada jauh sebelum terbentuknya Kota Pariaman atau masih tergabung ke dalam Kabupaten Padang Pariaman.
Ia mengatakan, produk kerajinan tersebut tidak saja dikenal di dalam daerah namun juga Sumbar bahkan nasional.
“Sulaman kapalo peniti hanya ada di Kota Pariaman,” katanya.
Alyendra mengatakan, lomba yang didukung oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pariaman, Harpen Agus Bulyandi melalui dana pokok pikirannya (pokir) tersebut tinggal menunggu jadwal pelaksanaan grand final.
Ia menjelaskan alasan menjadikan sulaman sebagai pakaian dinas Pemko Pariaman merupakan salah satu upaya pihaknya mempertahankan dan mengembangkan potensi yang dimiliki daerah.
Selain sulaman, katanya, Pemko Pariaman juga berupaya agar produk unggulan pelaku usaha lainnya dapat terus berkembang di antaranya bordir, rajutan dan makanan.
“Hal ini sesuai dengan inovasi kami yaitu satu produk unggulan, satu sentra, dan satu koperasi,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPRD Padang, Harpen Agus Bulyandi mengatakan, dirinya mendukung lomba tersebut agar nantinya Pariaman memiliki pakaian yang mengangkat potensi daerah yang salah satunya sulaman.
“Jadi pakaian yang digunakan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pariaman nantinya yaitu pakaian ciri khas Kota Pariaman itu sendiri,” imbuhnya. (rdr/ant)






