PADANG

Transaksi Non-Tunai di Pasa Pabukoan Imam Bonjol, Ini Kesan Sekda Padang

3
×

Transaksi Non-Tunai di Pasa Pabukoan Imam Bonjol, Ini Kesan Sekda Padang

Sebarkan artikel ini
Pedagang Pasa Pabukoan RTH Imam Bonjol menggunakan QRIS untuk metoda pembayaran takjil saat bertransaksi dengan Sekda Kota Padang, Andree Harmadi Algamar. (Foto: Dok. Muhammad Aidil)
Pedagang Pasa Pabukoan RTH Imam Bonjol menggunakan QRIS untuk metoda pembayaran takjil saat bertransaksi dengan Sekda Kota Padang, Andree Harmadi Algamar. (Foto: Dok. Muhammad Aidil)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Momen unik terjadi usai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Andree Harmadi Algamar meresmikan pembukaan Pasa Pabukoan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol, Jumat (24/3/2023).

Pimpinan tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota (Pemko) Padang tersebut menyempatkan diri berbelanja takjil dengan metode pembayaran non-tunai (QRIS).

“Kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat dengan menggunakan uang tunai. Rata-rata masyarakat, tadi saya coba dua kali (menggunakan) QRIS, Alhamdulillah lancar,” kata Andree.

Baca Juga  Wawako Ekos Albar Terima Bantuan Logistik-Rumah Tangga dari Toko Ritel untuk 110 Korban Terdampak Banjir di Banuaran Padang

Andree mengatakan, Pasa Pabukoan Pemko Padang sudah dua kali digelar pasca peralihan status Covid-19 dari pandemi ke endemi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan (Kadisdag) Kota Padang, Syahendri Barkah mengatakan, antusias masyarakat berbelanja tahun ini sangat tinggi.

“Mungkin itu yang membedakan yah, tahun ini cenderung lebih meriah ketimbang tahun sebelumnya, dan saya lihat di RTH Imam Bonjol ini masyarakat lebih tinggi,” katanya.

Terpisah, salah seorang masyarakat yang berbelanja di Pasa Pabukoan Imam Bonjol, Karlina (23) mengaku senang lantaran memiliki banyak pilihan berbelanja takjil.

Baca Juga  Mengenal Rika Susanti, Ketua Satgas PPKS Unand yang Diangkat jadi Dekan Fakultas Kedokteran UNP di Hari Ulang Tahun

“Kemudian ini soal aksesibilitas, saya jadi mudah berbelanja setelah beberapa tahun lalu tidak ada, kemudian tempatnya bersih,” ujarnya kepada Radarsumbar.com (rdr-008)