PADANG, RADARSUMBAR.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di kota-kota besar di Indonesia pada umumnya akan didominasi oleh hujan ringan hingga sedang pada Sabtu.
Prakirawan BMKG Selly Brilian dalam siaran daring yang diikuti dari Jakarta, melaporkan kota-kota di Pulau Sumatera seperti Padang, Pekanbaru, Jambi, Pangkal Pinang, Bengkulu, Palembang, dan Lampung berpotensi hujan ringan hingga sedang. Sementara Aceh dan Medan diprakirakan diselimuti awan tebal.
“Untuk Pulau Jawa, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di Serang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. Adapun Semarang berpotensi diguyur hujan lebat disertai petir,” kata dia.
Selanjutnya, untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara diprakirakan bakal diselimuti awan tebal sepanjang hari. Sementara di Pulau Kalimantan, hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi di Samarinda dan Pontianak.
Adapun hujan disertai petir juga perlu diwaspadai di wilayah Tanjung Selor, Palangkaraya, dan Banjarmasin. Untuk wilayah Sulawesi, cuaca berawan diperkirakan terjadi di Manado.
Sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi mengguyur Makassar, Kendari, dan Gorontalo. Mamuju dan Palu diprakirakan hujan lebat disertai kilat.
Terakhir di wilayah Indonesia bagian timur, Selly menyebutkan cuaca pada umumnya diprakirakan diguyur hujan ringan hingga sedang seperti di Sorong, Ternate, Manokwari, Ternate, Nabire, Jayapura, Jayawijaya dan Merauke. Sementara Ambon diprakirakan berawan tebal.
Ia mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menegaskan kondisi cuaca selama periode mudik Lebaran masih perlu diwaspadai, khususnya pada paruh pertama Maret 2026.
Secara umum, cuaca selama periode libur Idul Fitri diprakirakan didominasi hujan ringan hingga sedang. Namun, potensi hujan lebat tetap perlu diantisipasi di sejumlah wilayah, terutama di Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Papua Pegunungan.
“BMKG terus melakukan analisis dan pemantauan kondisi atmosfer secara berkelanjutan, serta senantiasa menyampaikan informasi peringatan dini cuaca secara tepat waktu guna mendukung keselamatan masyarakat dan aktivitas selama periode Angkutan Lebaran,” kata Faisal. (rdr/ant)





