AGAM

Tren Pengungsi Pascabencana Sumatera Menurun, Kini Tersisa 6.873 Jiwa

0
×

Tren Pengungsi Pascabencana Sumatera Menurun, Kini Tersisa 6.873 Jiwa

Sebarkan artikel ini
Warga membersihkan pekarangan hunian sementara di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Jumlah pengungsi pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) menunjukkan tren penurunan signifikan sejak awal Ramadan.

Berdasarkan laporan harian Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, pada awal Ramadan atau 20 Februari 2026 jumlah pengungsi tercatat sebanyak 12.994 jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12.144 jiwa berada di Aceh dan 850 jiwa di Sumatera Utara. Sementara itu, Sumatera Barat telah nihil pengungsi yang tinggal di tenda.

Seiring percepatan penanganan di lapangan, jumlah pengungsi terus menurun. Data terbaru pada Kamis (5/3) pagi menunjukkan jumlah pengungsi tersisa 6.873 jiwa, dengan rincian 6.187 jiwa di Aceh dan 686 jiwa di Sumatera Utara.

Dengan demikian, dalam kurun waktu kurang dari dua pekan, jumlah pengungsi berkurang sebanyak 6.121 jiwa atau turun sekitar 47,1 persen dibandingkan kondisi awal Ramadan.

Baca Juga  Wako Fadly Amran Ikut Rakor Percepatan Validasi Pendataan Pascabencana dengan Mendagri

Penurunan jumlah pengungsi di tenda tersebut sejalan dengan percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) di tiga provinsi terdampak. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Pekerjaan Umum, dari total rencana pembangunan 18.309 unit huntara di Aceh, Sumut, dan Sumbar, hingga 4 Maret 2026 telah selesai dibangun sebanyak 12.279 unit atau sekitar 67 persen.

Selain pembangunan huntara, progres pembangunan hunian tetap (huntap) juga terus berjalan. Dari total rencana 36.669 unit huntap di tiga provinsi, sebanyak 1.363 unit saat ini dalam tahap pembangunan dan enam unit telah selesai dibangun.

Di sisi lain, penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) telah terealisasi sepenuhnya. Dari total 10.783 penerima di tiga provinsi terdampak, seluruhnya telah menerima transfer dana ke rekening masing-masing.

Baca Juga  Stabilkan Pasokan, Pemkab Agam Sediakan Pangan dengan Harga di Bawah Pasaran

Kementerian Sosial juga tengah memproses penyaluran bantuan jaminan hidup (jadup) bagi 175.211 jiwa atau 47.686 kepala keluarga di 37 kabupaten/kota pada tiga provinsi terdampak, dengan total anggaran Rp236,53 miliar.

Sebelumnya, Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan percepatan relokasi pengungsi menjadi prioritas dalam fase rehabilitasi dan rekonstruksi.

Target tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, pada Jumat (27/2).

“Kita harapkan secepat mungkin bisa menyelesaikan sebelum Idul Fitri. Kalau bisa sebelum Idul Fitri semua tidak ada di tenda, tetapi sudah di huntara atau menerima dana tunggu hunian,” ujar Tito. (rdr/ant)