PARIAMAN

15 Keluarga Terdampak Bencana di Pariaman Terima Bantuan Modal Usaha

2
×

15 Keluarga Terdampak Bencana di Pariaman Terima Bantuan Modal Usaha

Sebarkan artikel ini
Wako Pariaman, Sumbar Yota Balad (kiri) secara simbolis menyalurkan BSSE kepada warga yang terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi akhir November lalu. Antara/HO-Diskominfo Pariaman

PARIAMAN, RADARSUMBAR.COM – Sebanyak 15 keluarga yang terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir 2025 di Kota Pariaman, Sumatera Barat, menerima Bantuan Sosial Stimulan Ekonomi (BSSE) dari pemerintah pusat.

“Alhamdulillah, warga yang terdampak banjir dan longsor di Pariaman hari ini mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial RI yang masing-masing sebesar Rp8 juta,” kata Wali Kota Pariaman Yota Balad saat penyaluran bantuan secara simbolis di Pariaman, Rabu.

Ia mengatakan BSSE tahun 2026 dari Kementerian Sosial merupakan bentuk kepedulian pemerintah pusat dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana agar dapat kembali bangkit dan produktif.

Baca Juga  Wawako Mulyadi Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Kwarcab 0316 Pramuka Pariaman

Dari total bantuan Rp8 juta tersebut, sebesar Rp3 juta digunakan untuk membeli perabot rumah tangga yang rusak, hilang, atau hanyut akibat banjir maupun longsor.

Sementara itu, Rp5 juta sisanya diperuntukkan sebagai modal usaha bagi penerima manfaat untuk memulai atau mengembangkan usaha kecil guna memperkuat ekonomi keluarga.

“Rp5 juta tersebut dapat dijadikan sebagai modal usaha untuk memulai usaha sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga,” katanya.

Menurutnya, bantuan BSSE memiliki berbagai tujuan, di antaranya mendukung ketahanan pangan, membantu pemulihan korban bencana, meningkatkan kelayakan dasar tempat tinggal, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Baca Juga  Yaminul Rizal Jabat Sekda Kota Pariaman hingga Tiga Bulan Kedepan

Yota juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Sosial yang telah memberikan perhatian kepada warga terdampak bencana di daerahnya. Ia mengimbau para penerima manfaat agar menggunakan bantuan tersebut sesuai peruntukannya.

Penyaluran bantuan kepada penerima manfaat dilakukan melalui PT Pos Indonesia sehingga dana dapat diterima langsung oleh korban tanpa perantara.

Diketahui, meskipun bencana hidrometeorologi tidak berdampak besar terhadap Kota Pariaman dibandingkan sejumlah daerah lain di Sumatera Barat, cuaca buruk tersebut tetap menyebabkan kerusakan pada infrastruktur, lahan pertanian, serta rumah warga di daerah itu. (rdr/rudi)