BERITA

Diduga Situs Megalitikum, Batu Berpahat Wajah Manusia Ditemukan di Area Tambang Dongi-Dongi

1
×

Diduga Situs Megalitikum, Batu Berpahat Wajah Manusia Ditemukan di Area Tambang Dongi-Dongi

Sebarkan artikel ini
Situs megalitikum yang ditemukan warga di dalam wilayah Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) di Dongi-Dongi, Poso, Rabu (4/3/2026). (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

PALU, RADARSUMBAR.COM – Seorang warga Desa Dongi-Dongi, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, menemukan batu yang diduga merupakan situs megalitikum di kawasan pertambangan emas ilegal di wilayah Taman Nasional Lore Lindu (TNLL).

Penemuan tersebut diketahui melalui sebuah video yang diterima di Palu, Kamis. Dalam rekaman itu, warga memperlihatkan batu berukuran besar dengan pahatan yang menyerupai wajah manusia.

“Salam budaya. Saya sekarang berada di area tambang Dongi-Dongi. Di daerah perendaman ini saya menemukan sesuatu yang sangat unik. Ada gambar wajah manusia di batu ini, seperti yang ada di Napu,” ujar warga tersebut dalam video.

Video tersebut juga diunggah melalui akun Facebook Antun Lawani Mosiang. Dalam rekaman itu tampak batu besar dengan pahatan wajah yang disebut-sebut mirip dengan bentuk megalitikum yang banyak ditemukan di Lembah Napu.

Baca Juga  Dukung Prabowo, Gaya Istri Pratama Arhan di Debat Pilpres Curi Perhatian

Penemuan ini menjadi sorotan karena lokasinya berada di area tambang yang disebut akan segera digali menggunakan alat berat. Di sekitar lokasi juga terlihat area perendaman material tanah yang akan diolah untuk mengambil kandungan emas.

“Ini ada beberapa temuan baru hari ini. Kalau bisa bagaimana dilakukan penyelamatan, karena lokasi ini rencananya akan digali menggunakan ekskavator,” katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa lokasi tersebut kini berada di wilayah yang dikuasai oleh perusahaan.

“Ini daerah perusahaan. Kalau tidak diselamatkan, bisa saja tergali semua,” ujarnya.

Baca Juga  Polri Perkenalkan Seragam Baru Satpam Warna Krem saat HUT Satpam

Menurutnya, batu tersebut memiliki ukuran cukup besar dengan ciri khas berupa pahatan wajah manusia.

“Diameternya cukup besar. Ini salah satu temuan bergambar wajah di daerah kita. Sangat unik,” katanya.

Tambang emas Dongi-Dongi selama ini dikenal sebagai lokasi pertambangan tanpa izin (PETI) di kawasan TNLL. Meski sempat ditutup permanen pada Desember 2021, aktivitas penambangan liar dilaporkan kerap kembali terjadi dan didominasi penambang dari luar daerah.

Aktivitas tersebut tidak hanya berpotensi merusak ekosistem hutan konservasi, tetapi juga dikhawatirkan mengancam kelestarian warisan budaya yang diduga merupakan peninggalan megalitikum di Sulawesi Tengah. (rdr/ant)