TANAH DATAR

BNPB Kucurkan Dana Stimulan Rp2,8 Miliar bagi Korban Bencana Tanah Datar

1
×

BNPB Kucurkan Dana Stimulan Rp2,8 Miliar bagi Korban Bencana Tanah Datar

Sebarkan artikel ini
Kepala BNPB, Letjen Suharyanto. (Foto: Dok. BNPB)
Kepala BNPB, Letjen Suharyanto. (Foto: Dok. BNPB)

BATUSANGKAR, RADARSUMBAR.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan dana stimulan pembangunan rumah rusak ringan dan sedang kepada 126 kepala keluarga (KK) terdampak bencana di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Penyerahan bantuan dilakukan di Indojolito, Batusangkar, Selasa (3/2).

Kepala BNPB, Suharyanto, mengatakan total bantuan yang disalurkan untuk Kabupaten Tanah Datar mencapai Rp2,865 miliar.

Rinciannya, 61 KK menerima bantuan rumah rusak ringan sebesar Rp15 juta per unit dan 65 KK menerima bantuan rumah rusak sedang sebesar Rp30 juta per unit.

“Bantuan ini telah melalui proses verifikasi secara berjenjang. Tim gabungan dari berbagai unsur terlebih dahulu memeriksa langsung kondisi rumah warga yang terdampak,” kata Suharyanto.

Baca Juga  BNPB Pastikan Kebutuhan Logistik dan Layanan Dapur Umum di Palembayan Agam Terpenuhi

Ia menjelaskan skema bantuan stimulan dari BNPB meliputi rumah rusak berat sebesar Rp60 juta per unit, termasuk fasilitas hunian sementara atau hunian tetap bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, rusak sedang Rp30 juta per unit, dan rusak ringan Rp15 juta per unit.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui transfer perbankan ke rekening masing-masing penerima guna menjamin transparansi dan akuntabilitas, sekaligus mempercepat pemulihan masyarakat.

“Harapan kami bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya karena diserahkan langsung melalui rekening penerima,” ujarnya.

Baca Juga  Sebanyak 280.434 Warga Tanahdatar telah Miliki KTP

Sementara itu, Bupati Tanah Datar, Eka Putra, mengatakan percepatan pendataan, penginputan, dan validasi korban terdampak merupakan hasil sinergi pemerintah daerah bersama instansi terkait.

“Alhamdulillah, hari ini kita dapat melaksanakan penyerahan bantuan rumah rusak sedang dan ringan di Kabupaten Tanah Datar. Ini hasil kerja bersama dalam penanganan pascabencana,” kata dia.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BNPB yang terus mendampingi pemerintah daerah dalam memastikan akurasi data di lapangan. (rdr/ant)