PARIAMAN, RADARSUMBAR.COM – Wahana permainan “Pasar Malam” yang dioperasikan pihak swasta mulai dibangun di sejumlah objek wisata di Kota Pariaman, Sumatera Barat, untuk menyemarakkan pelaksanaan Piaman Barayo 2026 pada 21–29 Maret mendatang.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Ferialdi, mengatakan hingga saat ini terdapat dua wahana Pasar Malam yang mulai didirikan, yakni di Pantai Cermin dan Pantai Kata.
“Sejauh ini sudah ada dua wahana permainan Pasar Malam di objek wisata Pariaman. Mereka sudah mulai membangun wahana yang dimiliki,” ujarnya di Pariaman, Sabtu.
Menurut dia, pembangunan wahana dilakukan pihak swasta setelah mengurus perizinan ke organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta berkoordinasi dengan pemerintah desa atau kelurahan setempat.
Berdasarkan izin yang diberikan, wahana tersebut hanya diperbolehkan beroperasi selama satu bulan, yakni 15 hari sebelum Lebaran dan 15 hari setelah Lebaran.
“Jika beroperasi selama Ramadan pada malam hari, maka diperbolehkan setelah Salat Tarawih,” katanya.
Ferialdi menegaskan, wahana Pasar Malam tidak lagi ditempatkan di Pantai Gandoriah meskipun sebelumnya menjadi lokasi utama.
Menurut dia, wahana tersebut membutuhkan lahan yang cukup luas sehingga berdampak pada area parkir serta estetika kawasan wisata.
“Memang mereka meminta agar diizinkan beroperasi di Pantai Gandoriah, tetapi kami tidak dapat mengizinkannya karena tahun lalu banyak keluhan,” ujarnya.
Sebelumnya, Pemkot Pariaman telah mematangkan persiapan Piaman Barayo 2026 melalui rapat koordinasi bersama Forkopimda dan sejumlah pihak terkait guna memastikan pelaksanaan kegiatan wisata tahunan itu berjalan tertib dan aman di daerah yang dikenal sebagai Kota Tabuik tersebut. (rdr/ant)





