PULAUPUNJUNG, RADARSUMBAR.COM – Kapolres Dharmasraya, Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, mengingatkan seluruh jajarannya untuk responsif terhadap konfirmasi media terkait setiap peristiwa yang terjadi.
“Koordinasi apabila ada hal yang berkaitan dengan pemberitaan, silakan konfirmasi. Kepada seluruh pejabat, termasuk Kapolsek, kalau ada pertanyaan wartawan tolong dijawab, jangan sampai menghindar,” kata Kartyana saat kegiatan silaturahmi dan buka bersama insan pers di Aula Cafe Saya Bagus Mapolres Dharmasraya, Kamis (26/2) malam.
Ia menegaskan keterbukaan terhadap media merupakan bagian dari komitmen institusi dalam membangun komunikasi publik yang transparan.
Meski demikian, Kapolres berharap media dapat memahami apabila jajaran kepolisian membutuhkan waktu untuk mengumpulkan data lapangan sebelum memberikan keterangan resmi.
Polres Dharmasraya, lanjutnya, berkomitmen membuka akses komunikasi yang luas dan siap menerima kritik serta masukan dari insan pers.
“Selama pesannya bernilai positif, kami menjamin akan merespons sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.
Kapolres juga membuka ruang bagi media untuk memanfaatkan fasilitas yang dimiliki Polres guna mendukung kerja jurnalistik di lapangan.
“Tolong manfaatkan fasilitas yang ada. Gedung yang kita pakai saat ini juga bisa dimanfaatkan rekan-rekan media, baik untuk kegiatan maupun posko,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Dharmasraya, Yahya, menilai langkah Kapolres sebagai sinyal positif untuk menjamin setiap informasi terkait kegiatan kepolisian dikonfirmasi dari sumber yang bertanggung jawab.
Menurutnya, konfirmasi merupakan instrumen penting dalam menghasilkan pemberitaan jurnalistik yang utuh sebelum disiarkan kepada masyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas undangan silaturahmi dan buka bersama tersebut. Yahya meyakini kegiatan itu akan semakin memperkuat kemitraan antara Polri dan media.
“Saya meyakini seluruh rekan-rekan media siap menjadi mitra strategis Polri serta mendukung program pemerintah dan Polri melalui publikasi di media massa,” ujarnya. (rdr/ant)







