LUBUKSIKAPING, RADARSUMBAR.COM – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) membangun jembatan gantung di wilayah terdampak banjir di Sumatera Barat guna memulihkan akses darat yang sebelumnya terputus akibat bencana.
Pembangunan jembatan tersebut berlokasi di Jorong Kampung Alai, Nagari Ganggo Mudik, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman.
Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Senin, pembangunan dilakukan oleh personel Zidam XX/TIB, Komando Distrik Militer 0308/Pasaman, serta Batalyon Infanteri 844/KB sejak Sabtu (21/2).
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan pembangunan jembatan tersebut menjadi prioritas karena jalur itu merupakan akses vital bagi masyarakat.
“Jembatan gantung ini menjadi penghubung penting bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan sosial,” ujar Donny.
Ia menegaskan, percepatan pembangunan dilakukan untuk mendukung pemulihan ekonomi serta infrastruktur masyarakat pascabencana.
Menurut Donny, progres pembangunan jembatan saat ini telah mencapai lebih dari 50 persen.
Pekerjaan difokuskan pada penyelesaian struktur utama, pemasangan rangka jembatan, serta penguatan pondasi agar konstruksi kokoh dan aman digunakan dalam jangka panjang.
TNI AD berharap pembangunan jembatan gantung ini dapat segera rampung sehingga aktivitas warga kembali normal dan proses pemulihan wilayah Sumatera Barat berjalan lebih cepat. (rdr/ant)







