AGAM

Polri Percepat Pembangunan Dua Jembatan Bailey di Agam Pascabanjir

1
×

Polri Percepat Pembangunan Dua Jembatan Bailey di Agam Pascabanjir

Sebarkan artikel ini
Pemerintah sudah membuka sekitar 10 jembatan bailey pascabencana di Sumatera. (dok. istimewa)
Pemerintah sudah membuka sekitar 10 jembatan bailey pascabencana di Sumatera. (dok. istimewa)

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) segera menyelesaikan pembangunan dua jembatan bailey di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), yang terdampak banjir bandang.

“Di sini Polri mengerjakan dua jembatan bailey, satu di Sawah Laweh dan satu di Subarang Aia,” kata Wakil Komandan Batalyon Satuan Tugas Penanganan Bencana Brimob Polda Sumbar, Kompol Dasrinal, Kamis.

Advertisement

Pengerjaan jembatan di Subarang Aia saat ini sudah mencapai 90 persen dan diperkirakan dapat dilalui kendaraan dalam satu atau dua hari ke depan. Sementara itu, pembangunan jembatan di Sawah Laweh mencapai 75 persen dan ditargetkan rampung pada Minggu (22/2/2026). Kedua jembatan ini vital bagi warga, terutama untuk mengakses pasar tradisional di Jorong Kayu Pasak Selatan.

Awalnya, Kapolri memerintahkan pembangunan jembatan agar rampung sebelum Ramadhan 1447 Hijriah. Namun, hujan deras belakangan ini sempat memperlambat proses.

Untuk percepatan, Polri menurunkan 100 anggota Brimob Polda Sumbar dan enam teknisi dari Resimen Brimob Kelapa Dua. Pembangunan jembatan ini merupakan dukungan Polri dalam percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana di Ranah Minang.

Wali Nagari Salareh Aia, Rijal Islami, mengatakan masyarakat sebelumnya sudah tiga kali membangun jembatan darurat dari pohon kelapa dan bambu, namun selalu jebol akibat meningkatnya debit air sungai. “Keberadaan jembatan bailey ini sangat penting bagi masyarakat,” ujarnya. (rdr/ant)