BOLA, RADARSUMBAR.COM – Otoritas penyelenggara BRI Super League resmi menyesuaikan jadwal pertandingan selama bulan suci Ramadan.
Seluruh laga yang masuk dalam pekan ke-22 hingga pekan ke-25 akan digelar pada malam hari dengan tiga rentang waktu kick off, yakni pukul 19.00, 20.30, dan 21.30 waktu setempat.
Penyesuaian waktu tersebut mengikuti pembagian zona waktu di Indonesia, yakni WIB, WITA, dan WIT. Kebijakan ini diambil untuk memberikan kesempatan kepada pemain, pelatih serta kru pendukung yang menjalankan ibadah puasa agar tetap dapat beraktivitas secara optimal tanpa terkuras stamina sebelum berbuka.
Dengan pengalihan waktu kick off ke malam hari, seluruh pemain dan ofisial dapat berbuka puasa terlebih dahulu sebelum pertandingan dimulai.
Hal ini diharapkan membuat laga berjalan normal dengan kondisi fisik pemain, khususnya yang beragama Islam, sudah dalam keadaan prima.
Di antara sejumlah pertandingan yang mengalami penyesuaian jadwal, dua laga kandang Semen Padang FC menjadi perhatian utama.
Laga pertama adalah pertandingan kontra Malut United FC yang akan digelar di Stadion Haji Agus Salim pada 20 Februari 2026. Semula pertandingan dijadwalkan kick off pukul 20.30 WIB, namun mengalami perubahan menjadi pukul 21.00 WIB.
Penyesuaian serupa juga berlaku pada laga kandang berikutnya saat Semen Padang FC menjamu PSIM Yogyakarta di stadion yang sama pada 4 Maret 2026. Kick off yang awalnya direncanakan pukul 20.30 WIB, kini resmi diundur menjadi pukul 21.00 WIB.
Perubahan ini dinilai lebih ideal karena memberi waktu cukup bagi pemain dan perangkat pertandingan untuk berbuka serta menunaikan ibadah sebelum memulai laga.
Selain itu, jadwal pertandingan besar antara Borneo FC melawan Persib Bandung yang sebelumnya tertunda akibat agenda Persib di ACL 2026, juga telah ditetapkan ulang. Laga tersebut akan digelar di Stadion Segiri pada 15 Maret 2026 dengan kick off pukul 19.00 WIB.
Secara keseluruhan, penyesuaian jadwal ini menunjukkan kesiapan penyelenggara dalam mengakomodasi kebutuhan seluruh pihak selama Ramadan, sekaligus memastikan kompetisi tetap berjalan lancar tanpa mengurangi kualitas pertandingan di lapangan. (rdr/ant)







