BERITA

Presiden Prabowo ke Amerika Serikat, Ini Tiga Agenda Penting di Washington DC

3
×

Presiden Prabowo ke Amerika Serikat, Ini Tiga Agenda Penting di Washington DC

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym/aa.

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Presiden Prabowo Subianto tiba di Washington, D.C., Amerika Serikat, Selasa (17/2) sekitar pukul 12.00 waktu setempat. Pesawat Garuda Indonesia PK-GIF yang membawanya mendarat di Joint Base Andrews, Prince George’s County, Maryland.

Di area parkir pesawat, Presiden Prabowo disambut sejumlah pejabat Indonesia dan Amerika Serikat, di antaranya Duta Besar RI untuk AS Dwisuryo Indroyono Soesilo, Atase Pertahanan KBRI Washington DC Marsekal Pertama TNI E Wisoko Aribowo, serta Komandan Grup Pemeliharaan Pesawat VVIP/VIP Angkatan Udara AS di Joint Base Andrews Kolonel Gary Charland.

Advertisement

Selama berada di Amerika Serikat, Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri tiga agenda utama. Pertama, pertemuan dengan kelompok pebisnis Amerika Serikat pada Rabu (18/2). Kedua, menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Gaza pada Kamis (19/2). Ketiga, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, termasuk untuk menandatangani perjanjian perdagangan timbal balik (agreement on reciprocal trade/ART) yang negosiasinya telah berlangsung sejak 2025.

Dalam penerbangan dari Jakarta, Presiden Prabowo didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

Setibanya di Joint Base Andrews, Presiden Prabowo yang mengenakan kopiah hitam langsung menyalami para pejabat penyambut sebelum menuju kendaraan kepresidenan. Ia kemudian melanjutkan perjalanan menuju hotel di pusat kota Washington DC dengan pengawalan Paspampres dan anggota Secret Service Amerika Serikat.

Terkait agenda BoP, KTT perdana tersebut akan dipimpin oleh Donald Trump selaku inisiator. Sejumlah pejabat Kantor Kepresidenan Amerika Serikat (White House) sebelumnya menyebutkan KTT BoP dijadwalkan berlangsung pada 19 Februari 2026.

Selain Presiden Prabowo, Perdana Menteri Hungaria Viktor Orbán juga mengonfirmasi kehadirannya dalam KTT perdana BoP di Washington DC.

Indonesia resmi menjadi anggota BoP setelah Presiden Prabowo menandatangani piagam pembentukan lembaga tersebut saat peluncuran di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026.

Selain Indonesia dan Amerika Serikat sebagai penggagas, sejumlah negara turut menandatangani piagam Dewan Perdamaian, antara lain Hungaria, Bahrain, Maroko, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Belgia, Bulgaria, Mesir, Yordania, Kazakhstan, Republik Kosovo, Mongolia, Pakistan, Paraguay, Qatar, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, dan Uzbekistan. (rdr/ant)