PESSEL, RADARSUMBAR.COM – Seorang remaja bernama Aska (13) ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hanyut di Sungai Liku, Kampung Kelok Koto Langang, Nagari Sei Liku, Kecamatan Ranah Pasisia, Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa (17/2/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan korban ditemukan pada hari ketiga pencarian sekitar pukul 07.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
“Tim SAR gabungan menemukan korban atas nama Aska pada koordinat 1°46’42.42″S-100°46’53.28″E, berjarak kurang lebih 4,22 kilometer dari lokasi perkiraan kejadian,” ujar Abdul Malik dalam laporan resminya.
Ia menjelaskan, peristiwa tersebut bermula pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 17.45 WIB saat korban pergi mandi bersama teman-temannya di Sungai Liku. Namun sekitar pukul 18.00 WIB, korban tidak kembali naik ke daratan dan dinyatakan hilang.
Informasi kejadian diterima pada Minggu (15/2/2026) pukul 07.55 WIB dari Arif, personel BPBD Pesisir Selatan. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama Bhabinkamtibmas setempat kemudian melakukan asesmen awal ke lokasi kejadian dan rumah korban.
Lokasi kejadian berada sekitar 52,40 kilometer dari Unit Siaga SAR Pesisir Selatan atau sekitar 66,3 kilometer melalui jalur darat dengan estimasi waktu tempuh 1 jam 27 menit.
Menurut Abdul Malik, setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. Selanjutnya pada pukul 08.30 WIB dilakukan debriefing terhadap seluruh unsur yang terlibat dan diusulkan penutupan Operasi SAR.
Operasi pencarian melibatkan 5 personel Unit Siaga SAR Pesisir Selatan, 3 personel Polri, 10 personel BPBD, 4 perangkat nagari, serta 30 warga setempat. Peralatan yang digunakan antara lain rescue car carrier, LCR, peralatan evakuasi, medis, komunikasi, serta dukungan logistik.
Dalam proses pencarian, tim menghadapi kendala berupa area blank spot yang menghambat komunikasi. Sementara kondisi cuaca saat operasi berlangsung dilaporkan cerah dengan kecepatan angin sekitar 5 knot. (rdr)







