AGAM

Dikebut Tiga Pekan, Jembatan Menuju Museum Buya HAMKA Segera Rampung

0
×

Dikebut Tiga Pekan, Jembatan Menuju Museum Buya HAMKA Segera Rampung

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi foto udara personel TNI berjibaku menyelesaikan pemasangan jembatan bailey di salah satu titik terdampak bencana di Sumatera Barat. Antara/HO-Humas Penrem Korem 032/Wirabraja

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Puluhan personel TNI dari berbagai kesatuan mengebut pembangunan Jembatan Armco di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Jembatan tersebut merupakan akses utama menuju Museum Kelahiran Buya HAMKA yang sebelumnya terputus akibat banjir bandang dan tanah longsor.

Komandan Regu Pembangunan Jembatan Armco, Serda Muhammad Ikhsan Andrean Nasution, mengatakan pengerjaan telah dimulai sejak dua pekan terakhir dan ditargetkan rampung dalam waktu tiga minggu.

Advertisement

“Jembatan Armco ini sudah kita kerjakan sejak dua minggu terakhir dan ditargetkan selesai dalam tiga minggu,” ujarnya di Agam, Senin.

Untuk mempercepat pembangunan, TNI mengerahkan personel dari Yonif TP 897 Singgalang, Detasemen Zeni Tempur 2/Prasada Sakti, serta Kodim 0304 Agam. Rinciannya, sebanyak 29 personel dari Yonif TP 897 Singgalang, lima personel dari Detasemen Zeni Tempur 2/Prasada Sakti, dan sisanya dari Kodim 0304 Agam.

Dalam pengerjaan tersebut, TNI AD mengerahkan satu unit ekskavator dan dua dump truk, serta sejumlah peralatan pendukung lainnya. Personel bekerja setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB, bahkan kerap lembur hingga pukul 23.00 WIB untuk mempercepat penyelesaian.

Pascabanjir bandang yang melanda Nagari Sungai Batang, akses jalan dari Maninjau menuju Museum Buya HAMKA dan sekitarnya sempat terputus total. Pada awal masa tanggap darurat, distribusi bantuan dilakukan menggunakan perahu karet oleh Basarnas dan instansi terkait.

Sementara itu, pengelola Museum Buya HAMKA, Zulkarnain, mengatakan kunjungan wisatawan ke situs cagar budaya tersebut turun drastis sejak bencana hidrometeorologi melanda kawasan itu.

“Kami sangat berharap akses jalan ini segera diperbaiki karena sangat berdampak pada kunjungan wisatawan,” katanya. (rdr/ant)