LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Ratusan warga Jorong Kubu, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menggelar pawai obor untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Senin malam.
Kepala Jorong Kubu, Rian, mengatakan pawai obor merupakan tradisi turun-temurun yang rutin dilaksanakan dua kali dalam setahun, yakni menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.
“Pawai obor ini sudah menjadi tradisi masyarakat Jorong Kubu dalam rangka menyambut Ramadhan,” katanya.
Kegiatan tersebut diikuti ratusan anak-anak Taman Pendidikan Al-Qur’an, serta para pemuda hingga orang dewasa. Arak-arakan dimulai dari depan Masjid Raya Kubu dan berakhir di halaman balairung desa setempat. Suasana semakin semarak dengan iringan tabuhan gendang tradisional Minangkabau dan lantunan lagu kasidah.
Menurut Rian, tradisi ini tidak hanya menjadi perayaan menyambut bulan suci, tetapi juga sarana pemulihan mental (trauma healing) bagi anak-anak dan warga yang terdampak banjir bandang atau galodo yang melanda Nagari Sungai Batang pada akhir 2025.
“Ini menjadi hiburan sekaligus trauma healing bagi anak-anak dan masyarakat secara umum,” ujarnya.
Kegiatan serupa juga digelar di Jorong Tanjung Sani, Nagari Sungai Batang. Masyarakat berharap kemeriahan menyambut Ramadhan ini dapat menjadi momentum untuk bangkit dan mempercepat pemulihan pascabencana.
Sementara itu, Wahdi, warga asal Kota Jambi, menilai pawai obor di Sungai Batang memiliki sejumlah kesamaan dengan tradisi di daerahnya. Namun, perbedaannya terletak pada iringan musik kasidah melalui pengeras suara serta tabuhan gendang tradisional Minangkabau.
“Menariknya, pawai ini tidak hanya menjadi tradisi menyambut Ramadhan, tetapi juga sarana trauma healing bagi anak-anak terdampak bencana,” katanya. (rdr/ant)







