HEADLINELIGA 1

Semen Padang FC Tumbang 3-0 dari Arema FC, Kabau Sirah Masih Terjebak di Zona Merah

18
×

Semen Padang FC Tumbang 3-0 dari Arema FC, Kabau Sirah Masih Terjebak di Zona Merah

Sebarkan artikel ini

BOLA, RADARSUMBAR.COM – Semen Padang FC (SPFC) menelan kekalahan dalam lanjutan Super League 2025-2026. Bertandang ke Stadion Kanjuruhan, Malang, Kabau Sirah takluk 0-3 dari Arema FC.

Tiga gol tuan rumah masing-masing dicetak Joel Vinicius pada menit ke-29 dan 58, serta Gustavo Franca di menit ke-52. Hasil ini membuat Semen Padang FC semakin tertekan di papan bawah klasemen.

Advertisement

Sejak awal pertandingan, Semen Padang sempat mencoba mengambil inisiatif serangan. Namun perlahan, Arema FC mampu keluar dari tekanan dan memegang kendali permainan.

Kebuntuan pecah pada menit ke-29. Berawal dari pergerakan di sisi kanan, Gustavo Franca melepaskan umpan tarik yang disambut sepakan keras Joel Vinicius di depan gawang.

Bola tak mampu dibendung kiper Semen Padang, Rendy Oscario. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Semen Padang belum mampu keluar dari tekanan. Justru Arema kembali menambah keunggulan pada menit ke-52.

Kali ini Gustavo Franca mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima assist dari Gabi.

Enam menit berselang, Joel Vinicius kembali menghukum lini pertahanan Kabau Sirah. Gol keduanya di menit ke-58 sekaligus memastikan dominasi Singo Edan di laga ini.

Sepanjang babak kedua, Semen Padang kesulitan menembus rapatnya pertahanan Arema. Beberapa upaya hanya berupa tembakan jarak jauh dan sepakan spekulatif yang belum membahayakan gawang lawan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 untuk kemenangan Arema FC tetap bertahan.
Kekalahan ini membuat Semen Padang FC masih berkutat di zona degradasi.

Dari 21 pertandingan, Kabau Sirah baru mengoleksi 15 poin hasil dari 4 kemenangan, 3 kali imbang, dan 14 kekalahan. Posisi mereka pun tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara.

Jika tak segera bangkit di laga berikutnya, peluang Semen Padang untuk bertahan di kasta tertinggi akan semakin berat. (rdr)