PADANG, RADARSUMBAR.COM – Komitmen memperkuat ketahanan energi dan percepatan pembangunan Sumatera Barat (Sumbar) kembali ditegaskan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI bersama jajaran direksi PT Pertamina (Persero), Rabu (11/2/2026), Andre secara tegas mengusulkan pembangunan depo baru Pertamina di Pelabuhan Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar).
Usulan tersebut disampaikan langsung kepada Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, sebagai langkah strategis untuk menjamin keamanan stok dan kelancaran distribusi BBM di Sumbar, provinsi yang dikenal rawan bencana.
“Di Sumatra Barat kami hanya punya satu depo Pertamina di Bungus Teluk Kabung, Kota Padang. Sumatra Barat adalah provinsi rawan bencana. Saya dari beberapa tahun lalu sudah mengusulkan agar dibangun depo baru di Pasaman Barat, tepatnya di Pelabuhan Air Bangis,” tegas Andre dalam forum resmi tersebut.
Andre menjelaskan, keberadaan satu-satunya depo di Bungus Teluk Kabung menyimpan risiko besar. Jika akses jalan menuju Bungus terputus akibat bencana, distribusi BBM di seluruh Sumbar bisa terganggu. Selama ini, jika terjadi kendala, pasokan harus dialihkan dari Riau atau Jambi, yang tentu berdampak pada efisiensi distribusi dan stabilitas pasokan.
“Kalau jalan ke Bungus putus, distribusi BBM akan terganggu. Akhirnya Sumbar harus disuplai dari Riau atau Jambi. Ini tentu tidak ideal. Karena itu kami minta ada depo baru sebagai jaminan stok saat kondisi darurat,” ujar Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI ini.
Lebih jauh, Andre menekankan bahwa pembangunan depo di Air Bangis bukan hanya untuk kepentingan Sumbar, tetapi juga strategis bagi wilayah perbatasan dengan Sumatera Utara. Lokasi Pasaman Barat yang berbatasan langsung dengan Sumut dinilai sangat potensial menjadi simpul distribusi energi regional.
Andre juga menyebut usulan tersebut sejalan dengan roadmap Pemerintah Provinsi Sumatra Barat yang mendorong penguatan pelabuhan baru selain Teluk Bayur, guna membuka pusat pertumbuhan ekonomi baru di pesisir barat Sumatra.
“Terserah Pertamina apakah akan investasi sendiri atau menggandeng pihak ketiga. Yang penting bagi kami masyarakat Sumatera Barat ada depo baru untuk menjamin ketahanan energi daerah,” tegas Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar itu.
Menanggapi usulan tersebut, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menyampaikan apresiasi dan memastikan akan menindaklanjutinya bersama jajaran internal “Terima kasih Pak Andre dan Komisi VI. Ini akan kami bahas lebih lanjut bersama tim,” ujar Simon dalam rapat tersebut.
Usulan pembangunan depo baru di Air Bangis dinilai menjadi langkah konkret memperkuat ketahanan energi, mendukung pembangunan kawasan pesisir, serta mengurangi risiko gangguan distribusi akibat faktor geografis dan kebencanaan. Jika terealisasi, proyek ini diyakini akan menjadi salah satu fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan stabilitas energi di Sumbar dan kawasan sekitarnya. (rdr)







