PADANG

Jelang Ramadhan, Polresta Padang Amankan 50 Lebih Terduga Preman Pasar Raya

0
×

Jelang Ramadhan, Polresta Padang Amankan 50 Lebih Terduga Preman Pasar Raya

Sebarkan artikel ini
Gedung Polresta Padang. (Foto: Dok. Prokopim)
Gedung Polresta Padang. (Foto: Dok. Prokopim)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang, Sumatera Barat, menurunkan personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) ke kawasan Pasar Raya Padang, Sabtu (14/2/2026) sore, guna memberantas aksi premanisme di pusat perdagangan terbesar di kota itu.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Satreskrim Polresta Padang, Kompol M. Yasin, dengan melibatkan unit gabungan termasuk Tim Klewang.

Advertisement

“Sore kemarin kami melakukan penindakan terhadap segala jenis aksi premanisme di kawasan Pasar Raya Padang,” kata M. Yasin di Padang, Minggu.

Dalam operasi itu, personel disebar untuk menyisir sejumlah titik rawan. Hasilnya, lebih dari 50 orang yang diduga kuat terlibat aksi premanisme diamankan dan dibawa ke Markas Polresta Padang untuk pendataan serta pemeriksaan lebih lanjut.

Para terduga pelaku diketahui memiliki berbagai modus, mulai dari parkir liar, mengamen, hingga menghentikan angkutan kota (angkot) yang melintas di kawasan pasar.

Yasin menjelaskan, untuk sementara para pelaku menjalani pendataan. Jika dalam pemeriksaan ditemukan unsur tindak pidana dengan bukti yang cukup, maka proses hukum akan dilanjutkan.

“Untuk sementara kami lakukan pendataan. Namun jika terdapat bukti yang cukup, tentu akan kami proses sesuai hukum,” tegasnya.

Ia menambahkan, penindakan dilakukan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya menjelang Ramadhan 2026. Pasar Raya Padang sebagai pusat keramaian harus bebas dari praktik premanisme agar pedagang dan pembeli merasa aman.

Polresta Padang juga menegaskan tidak akan mentolerir segala bentuk premanisme maupun pungutan liar, tidak hanya di Pasar Raya, tetapi juga di titik-titik keramaian lain seperti lokasi penjualan takjil, masjid, dan mushalla selama bulan suci. (rdr/ant)