AGAM, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam mendapatkan alokasi dana Rp2,47 miliar dari pemerintah pusat untuk memperbaiki 112 rumah rusak terdampak bencana hidrometeorologi di daerah itu pada akhir November 2025.
Bupati Agam Benni Warlis di Lubuk Basung, Jumat, mengatakan bantuan tersebut langsung diserahkan kepada 112 kepala keluarga di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Lubuk Basung, Jumat (13/2).
“Sebanyak 112 kepala keluarga itu korban bencana hidrometeorologi mengakibatkan rumahnya rusak,” katanya.
Ia mengatakan, bantuan untuk memperbaiki rumah tersebut merupakan tahap pertama dari pemerintah pusat. Pada tahap pertama ini, bantuan diberikan kepada 112 kepala keluarga dengan rincian, rumah rusak ringan sebesar Rp15 juta per kepala keluarga untuk 59 kepala keluarga.
Setelah itu, rumah rusak sedang sebesar Rp30 juta per kepala keluarga untuk 53 kepala keluarga. “Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp2,47 miliar,” katanya.
Ia menambahkan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat terdampak bencana agar dapat segera memperbaiki rumah dan kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.
Pemerintah daerah akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana. “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan mempercepat proses pemulihan,” katanya.
Ia menambahkan, bencana banjir bandang, tanah longsor dan banjir melanda Agam mengakibatkan ribuan rumah rusak, 166 orang meninggal dunia tersebar di Palembayan 146 orang, Malalak 17 orang, Tanjung Raya 10 orang, Matur satu orang, Ampek Nagari satu orang dan lainnya.
Sementara warga hilang 36 orang tersebar di Kecamatan Palembayan 32 orang, Malalak satu orang, Tanjung Raya dua orang dan Lubuk Basung satu orang. (rdr/ant)






