AROSUKA, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, Sumatera Barat, bersama Palang Merah Indonesia Sumbar dan PMI Kabupaten Solok menyerahkan bantuan 1.000 seragam sekolah dan peralatan kerja bagi korban banjir di Kecamatan Junjung Sirih.
Bupati Solok Jon Firman Pandu mengatakan, bantuan tersebut berasal dari masyarakat Jakarta Timur yang disalurkan melalui PMI Kota Jakarta Timur sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan.
“Bantuan ini berupa 1.000 set seragam sekolah untuk siswa SD, SMP, dan SMA, serta peralatan kerja seperti cangkul, gerobak dorong, sekop, dan perlengkapan pendukung lainnya untuk membantu pemulihan pascabencana,” ujar Bupati, Kamis.
Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis dan didampingi pengurus PMI Sumbar dan PMI Kabupaten Solok, dengan memastikan bantuan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Bupati, bantuan ini sangat bermanfaat, baik untuk kelangsungan pendidikan anak-anak maupun percepatan pemulihan aktivitas masyarakat pascabanjir.
Ketua PMI Sumbar Aristo Munandar menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Jakarta Timur dan PMI Kota Jakarta Timur atas kepedulian yang diberikan.
“Selain seragam sekolah, peralatan kerja ini diharapkan dapat membantu masyarakat membersihkan lingkungan dan mempercepat proses pemulihan pascabencana. Ini wujud nyata solidaritas kemanusiaan,” ujarnya.
Aristo menambahkan, kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan PMI menjadi kunci agar bantuan tersalurkan secara cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak. (rdr/ant)







