PULAUPUNJUNG, RADARSUMBAR.COM – Polres Dharmasraya meningkatkan kegiatan kring reserse untuk mencegah aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah.
Kasatreskrim Polres Dharmasraya, AKP Evi Hendri Susanto, mengatakan kegiatan kring reserse sebenarnya rutin dilakukan, tetapi ditingkatkan menjelang dan selama Ramadan karena rawan terjadi pencurian dan tindak kriminal lainnya.
“Satuannya akan menyebar Tim Opsnal sesuai kring reserse masing-masing, seperti di tempat ibadah, pusat keramaian, dan titik rawan lainnya,” ujar Evi di Pulau Punjung, Kamis.
Ia mengimbau masyarakat turut mendukung Polri dengan meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan pengakuan pelaku yang ditangkap, pencuri hanya membutuhkan waktu maksimal lima menit untuk melarikan motor, apalagi jika kunci ditinggal.
“Jadi, kami ajak masyarakat menjadi polisi bagi diri sendiri dengan lebih waspada,” jelasnya.
Selain kring reserse, Polres Dharmasraya juga menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Singgalang 2026 selama 14 hari. Operasi ini menyasar peredaran minuman keras (miras), praktik perjudian, kenakalan remaja, hingga aksi balap liar yang dapat mengganggu ketenangan ibadah selama Ramadan.
“Aktivitas tersebut dinilai berpotensi mengganggu ketenangan masyarakat, sehingga operasi pekat sudah kami mulai sejak kemarin,” tambah Evi.
Dengan langkah ini, Satreskrim berharap laporan kehilangan kendaraan dapat berkurang selama Ramadan, setelah beberapa kasus pencurian berhasil diungkap beberapa bulan terakhir. (rdr/ant)







