PARIAMAN

Pemko Pariaman Lestarikan Rebana Klasik lewat Festival Qasidah

1
×

Pemko Pariaman Lestarikan Rebana Klasik lewat Festival Qasidah

Sebarkan artikel ini
Peserta dari siswa SD/MI di Kota Pariaman, Sumbar mengikuti Festival Qasidah Rebana Klasik yang diselenggarakan oleh KKG Pariaman Selatan. Antara/HO-Diskominfo Pariaman

PARIAMAN, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat, melestarikan kesenian rebana klasik melalui Festival Qasidah Rebana Klasik yang diikuti siswa dari 76 satuan pendidikan tingkat sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) di daerah tersebut.

Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan qasidah rebana klasik merupakan warisan seni budaya tradisional yang harus terus dijaga keberlangsungannya.

Advertisement

“Qasidah rebana klasik merupakan salah satu warisan seni budaya tradisional yang harus dilestarikan,” kata Yota saat membuka festival di Pariaman, Selasa.

Menurutnya, salah satu cara melestarikan kebudayaan tersebut adalah dengan melibatkan anak-anak melalui kegiatan festival.

Baca Juga  Pemko Pariaman Distribusikan 100 Dosis Vaksin PMK, Peternak Diminta Tetap Waspada

Ia menjelaskan qasidah rebana menampilkan lagu-lagu bernuansa Islami yang berisi pesan moral dan keagamaan. Pengenalan nilai-nilai tersebut sejak dini dinilai penting dalam membentuk karakter peserta didik.

“Dunia pendidikan tidak hanya diisi dengan kegiatan belajar mengajar di kelas, tetapi juga kesenian, olahraga, dan kegiatan keagamaan,” ujarnya.

Selain itu, festival yang digelar Kelompok Kerja Guru (KKG) Pariaman Selatan tersebut juga diharapkan dapat meminimalkan penggunaan gawai di kalangan anak-anak.

“Mulai dari anak-anak inilah kita bisa melestarikan kegiatan qasidah rebana klasik yang berkelanjutan di Kota Pariaman,” katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya melestarikan budaya dan membentuk karakter anak, tetapi juga menggali bakat siswa serta mempererat silaturahmi antar peserta.

Baca Juga  Pohon Tumbang di Pariaman Timpa Pengendara yang Melintas

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman Hertati Taher mengatakan festival berlangsung selama tiga hari, 10–12 Februari 2026.

Panitia menyediakan hadiah bagi para pemenang, yakni Juara I sebesar Rp4 juta, Juara II Rp3 juta, Juara III Rp2 juta, Harapan I Rp1,5 juta, Harapan II Rp1 juta, Harapan III Rp500 ribu, serta kategori Favorit Rp500 ribu.

Selain itu, penghargaan juga diberikan untuk vokal terbaik, instrumen terbaik, dan penampilan terbaik, masing-masing sebesar Rp500 ribu. (rdr/ant)