LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Bupati Agam, Sumatera Barat, Benni Warlis mengatakan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi penyintas bencana di daerah itu hampir rampung seluruhnya dan ditargetkan sudah dapat ditempati menjelang Ramadhan.
“Hunian sementara hampir rampung semuanya, tinggal beberapa titik lagi,” kata Benni Warlis di Lubuk Basung, Selasa.
Ia menjelaskan, sejumlah huntara yang telah selesai dibangun antara lain di Lapangan Bola Padang Sibabaju, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan sebanyak 88 unit.
Selain itu, huntara juga telah rampung di Objek Wisata Linggai, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya sebanyak 19 unit, di Lahan Kampung Ujuang, Jorong Bancah, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya sebanyak 35 unit, serta di Lahan DOB Bancah Balingka, Kecamatan Ampek Koto sebanyak 33 unit.
“Dalam beberapa hari ke depan, hunian sementara tersebut sudah akan diserahkan kepada penyintas bencana,” ujarnya.
Sementara itu, huntara yang masih dalam proses penyelesaian berada di Lapangan Bola Jajaran Tantaman, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan sebanyak 51 unit, serta di Lapangan Lambeh, Jorong Bukik Malanca, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak sebanyak 14 unit.
Namun, pemerintah daerah mengupayakan seluruh pembangunan tersebut selesai sebelum Ramadhan agar penyintas dapat menempatinya selama bulan suci.
“Sebelumnya kami juga telah meresmikan dan menyerahkan hunian sementara di Lapangan Bola SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan sebanyak 117 unit,” kata Benni.
Ia menambahkan, hunian sementara tersebut diperuntukkan bagi warga yang rumahnya mengalami rusak berat, berada di zona merah, serta terdampak bencana banjir bandang, tanah longsor, dan bencana lainnya yang melanda Kabupaten Agam pada akhir November 2025.
Namun demikian, sebagian penyintas memilih mencairkan dana tunggu hunian, yang saat ini masih dalam proses.
“Kami juga sedang menyiapkan pembangunan hunian tetap bagi para penyintas,” ujar Benni. (rdr/ant)







