BOLA, RADARSUMBAR.COM – Semen Padang FC (SPFC) mengawali putaran kedua BRI Super League 2025/2026 dengan sinyal positif. Hingga pekan ke-20, langkah Kabau Sirah dalam mengamankan poin demi menjauh dari zona bawah klasemen masih berjalan sesuai rencana.
Kemenangan 1-0 atas Persita Tangerang di Stadion Haji Agus Salim, Minggu (8/2/2026), menjadi penanda penting kebangkitan tim.
Tiga poin yang diraih dari laga tersebut terasa bernilai tinggi, bukan hanya karena lawan yang dihadapi merupakan tim kuat, tetapi juga karena gol penentu tercipta di saat tekanan mencapai puncaknya.
Diego Mauricio tampil sebagai penentu pada laga tersebut. Penyerang anyar Semen Padang FC itu sukses menuntaskan tugas sebagai eksekutor penalti di menit akhir, sekaligus mencatatkan debut manis bersama Kabau Sirah.
Secara keseluruhan, Semen Padang telah mengoleksi lima poin dari tiga laga awal putaran kedua—hasil dari satu kemenangan dan dua kali imbang dalam laga tandang.
Catatan ini memberi ruang bernapas bagi tim yang sejak awal musim berada dalam tekanan kompetisi papan bawah. Tak hanya lini depan, sektor pertahanan juga menunjukkan peningkatan.
Penampilan kiper Rendy Oskaria menjadi salah satu sorotan, dengan sejumlah penyelamatan penting yang mampu meredam ancaman Persita sepanjang pertandingan.
Walau belum beranjak dari peringkat ke-16 dengan raihan 15 poin, peta persaingan mulai berubah. Pada pekan yang sama, Madura United harus mengakui keunggulan Persijap Jepara, sementara PSBS Biak pulang tanpa poin usai dikalahkan PSM Makassar.
Hasil ini membuat jarak poin Semen Padang dengan tim-tim di atasnya semakin tipis. Persijap kini memang menyamai perolehan poin Kabau Sirah, namun secara rekor pertemuan Semen Padang masih lebih unggul. Sementara hasil imbang Persis Solo kontra PSIM turut menjaga persaingan papan bawah tetap ketat.
Dengan masih tersisa 15 pertandingan di putaran kedua, termasuk tujuh laga kandang, peluang Semen Padang untuk terus menanjak masih terbuka lebar. Konsistensi akan menjadi kunci dalam fase krusial kompetisi ini.
Tantangan terdekat datang pada pekan ke-21 saat Semen Padang FC dijadwalkan bertandang ke markas Arema FC. Laga tersebut diprediksi berlangsung sengit, mengingat Arema juga tengah berada dalam tren positif usai menundukkan Persija Jakarta.
Bagi skuad asuhan Dejan Antonic, laga di Stadion Kanjuruhan bukan sekadar perburuan poin, tetapi juga ujian mental untuk menjaga momentum.
Mengulang performa solid seperti saat melawat ke kandang Bali United dan PSM Makassar akan membuka peluang bagi Kabau Sirah untuk kembali membawa pulang hasil positif. (rdr)







