AGAM

Pulihkan Akses Warga Palembayan, Polri Bangun Dua Jembatan Bailey

2
×

Pulihkan Akses Warga Palembayan, Polri Bangun Dua Jembatan Bailey

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi jembatan bailey. (Foto: Ist)

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) membangun dua jembatan bailey di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, untuk mempermudah akses masyarakat yang rusak akibat bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025.

Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, Sabtu, mengatakan dua jembatan bailey tersebut dibangun di Sawah Laweh Nagari Salareh Aia dan Sumbarang Aia Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan.

Advertisement

“Pembangunan jembatan ini ditargetkan selesai maksimal dalam waktu 15 hari ke depan,” katanya.

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan bertujuan memulihkan dan memperlancar konektivitas masyarakat setelah jembatan sebelumnya rusak akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada 27 November 2025.

Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak bencana.

“Kepolisian hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga menunjukkan kepedulian dan perhatian dengan berada di tengah masyarakat, khususnya saat menghadapi bencana,” ujarnya.

Gatot berharap keberadaan jembatan bailey dapat mengembalikan aktivitas masyarakat seperti sediakala serta mendorong kembali pergerakan perekonomian warga.

Sementara itu, Bupati Agam Benni Warlis mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana yang melanda Palembayan dan sekitarnya.

“Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan infrastruktur vital, terutama jalan dan jembatan, sehingga memutus akses antarwilayah,” katanya.

Ia menilai jembatan bailey bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga simbol bangkitnya harapan masyarakat.

Jembatan tersebut diharapkan dapat kembali menghubungkan aktivitas warga, mulai dari anak-anak yang bersekolah, petani dan pedagang yang mengangkut hasil usaha, hingga kelancaran layanan kesehatan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolri dan jajaran, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan ini,” katanya.

Ia menambahkan jembatan bailey yang bersifat sementara memiliki manfaat besar sebagai solusi cepat dalam masa pemulihan pascabencana.

Benni juga mengajak masyarakat untuk bergotong royong dalam proses pembangunan serta menjaga fasilitas tersebut setelah selesai dibangun.

“Jembatan ini adalah milik kita bersama, simbol perjuangan dan kebersamaan kita dalam melewati masa sulit,” ujarnya.

Ia menambahkan, bencana yang terjadi beberapa waktu lalu berdampak signifikan terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, termasuk terhambatnya distribusi logistik, aktivitas pendidikan, layanan kesehatan, serta roda perekonomian warga.

“Di tengah situasi sulit ini, kita menyaksikan kekuatan semangat gotong royong dan kepedulian bersama dari berbagai pihak dalam penanganan darurat dan pemulihan,” katanya. (rdr/ant)