SOLOK, RADARSUMBAR.COM – Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyalurkan 1.476 buku bacaan ke SDN 09 Selayo, SDN 05 Selayo, dan SMPN 1 Kubung di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatra Barat, sebagai bagian dari upaya pemulihan pendidikan bagi sekolah terdampak bencana.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian sekaligus komitmen berkelanjutan pemerintah dalam memastikan layanan pendidikan tetap berjalan bagi anak-anak di wilayah terdampak bencana.
Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen, Hafidz Muksin, di Jakarta Pusat, Jumat, mengatakan pendekatan literasi dipilih sebagai salah satu strategi utama dalam pemulihan pendidikan pascabencana.
“Pada tahap ini, Kemendikdasmen menyalurkan buku bacaan dalam jumlah yang lebih besar, disertai voucher pendidikan yang dapat dimanfaatkan sekolah untuk mendukung perbaikan sarana fisik pembelajaran. Kami ingin memastikan pemulihan pendidikan berjalan secara menyeluruh dan berkelanjutan,” ujar Hafidz.
Ia menjelaskan, pendekatan literasi mampu menciptakan suasana yang aman, menenangkan, dan menyenangkan bagi anak-anak yang mengalami tekanan psikologis setelah bencana.
Aktivitas membaca dan mendengarkan cerita, lanjutnya, dapat membantu anak menenangkan emosi, mengalihkan ingatan dari pengalaman traumatis, serta kembali ke rutinitas belajar yang memberikan rasa stabil dan terarah.
Dalam konteks tersebut, buku tidak hanya berfungsi sebagai bahan bacaan, tetapi juga sebagai media pendampingan yang menumbuhkan harapan dan imajinasi positif bagi anak-anak.
“Anak-anak yang terdampak banjir memerlukan pendampingan agar tetap memiliki motivasi belajar dan rasa aman secara psikologis. Melalui buku dan aktivitas literasi, kami berupaya membantu mereka beradaptasi dan pulih,” katanya.
Selain buku bacaan, Kemendikdasmen juga menyalurkan bantuan dana pendidikan untuk mendukung keberlanjutan proses belajar mengajar, khususnya dalam pemulihan sarana pendukung pembelajaran yang terdampak bencana.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 05 Selayo, Erlinawati, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima sekolahnya.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan buku ini. Buku-buku anak kami rusak dan hanyut akibat banjir, sehingga kehadiran buku bacaan ini sangat kami butuhkan untuk mendukung kegiatan belajar di sekolah,” ujarnya. (rdr/ant)







