PADANG

Terima Kunci Rumah Layak Huni, Linda Akhiri Enam Tahun Hidup dalam Keterbatasan

0
×

Terima Kunci Rumah Layak Huni, Linda Akhiri Enam Tahun Hidup dalam Keterbatasan

Sebarkan artikel ini
Endra Yeni menerima hunian dari Program Rumah Layak Huni Semen Padang yang dibangun menggunakan SEPABLOCK. (dok. istimewa)
Endra Yeni menerima hunian dari Program Rumah Layak Huni Semen Padang yang dibangun menggunakan SEPABLOCK. (dok. istimewa)

PADANG, RADARSUMBAR.COM — Endra Yeni, perempuan yang akrab disapa Linda, tak kuasa menahan haru saat menerima kunci rumah Program Rumah Layak Huni Forum Nagari Kelurahan Koto Lalang.

Penyerahan kunci tersebut menandai berakhirnya lebih dari enam tahun kehidupan Linda dan keluarganya dalam kondisi serba terbatas.

Advertisement

Ibu rumah tangga (IRT) yang tinggal di RT 1 RW 8, Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang itu kini memiliki rumah yang layak huni setelah sebelumnya tinggal bersama lima anaknya di rumah dengan atap bocor, dinding triplek tipis, dan lantai tanah.

Kunci rumah bantuan diserahkan oleh Staf Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Semen Padang, Firma Yudi.

Rumah seluas 40 meter persegi tersebut dibangun menggunakan material SEPABLOCK, produk inovasi PT Semen Padang, dengan satu kamar tidur, lantai permanen, serta sirkulasi udara yang lebih sehat.

“Terima kasih kepada PT Semen Padang, Forum Nagari Kelurahan Koto Lalang, dan semua pihak yang telah membantu. Saya sangat bersyukur,” ujar Linda dengan mata berkaca-kaca.

Ketua Forum Nagari Kelurahan Koto Lalang, Maulana Sardi, mengatakan bahwa penyerahan kunci rumah ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk meningkatkan kualitas hidup warga. Ia berharap rumah tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Linda dan keluarganya.

“Sebagai IRT dengan lima anak, Linda berencana berjualan di depan rumah. Mudah-mudahan rezekinya semakin bertambah dan keluarganya bisa hidup lebih sehat serta sejahtera,” kata Sardi.

Sardi menjelaskan, penetapan Linda sebagai penerima manfaat dilakukan melalui proses panjang dan terbuka. Pada 2025, sebanyak 12 rumah tangga miskin (RTM) diusulkan dan disurvei sebelum akhirnya disepakati bahwa Linda merupakan warga yang paling layak menerima bantuan.

Pembangunan rumah tersebut tidak hanya bersumber dari dana CSR PT Semen Padang, tetapi juga didukung swadaya masyarakat.

Dukungan tersebut memungkinkan peningkatan luas bangunan dari rencana awal 36 meter persegi menjadi 40 meter persegi, sekaligus peningkatan kualitas bangunan, mulai dari penggunaan loteng hingga pemilihan kunci rumah yang lebih aman.

LCO Koto Lalang, Jefri Alfikri, menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari sinergi antara PT Semen Padang, Forum Nagari, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Tujuan utama program ini adalah mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Koto Lalang,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan bahwa Program Rumah Layak Huni merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah ring 1 perusahaan.

“Program ini tidak hanya menyediakan hunian yang aman dan sehat, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas hidup penerima manfaat.”

“Ke depan, PT Semen Padang akan terus mendukung program sosial yang berorientasi pada pengurangan kemiskinan dan pembangunan berkelanjutan,” katanya.

Program Rumah Layak Huni tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan, penguatan sumber daya manusia, dan perwujudan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. (rdr)