PADANG, RADARSUMBAR.COM — Di tengah perlambatan ekonomi sepanjang 2025, Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari justru mencatatkan kinerja impresif dan menjadi salah satu motor pertumbuhan perseroan.
Hal itu terungkap dalma dalam press conference kinerja keuangan 2025 yang digelar di Padang, Senin (2/2/2026), bersama jajaran direksi, komisaris, Dewan Pengawas Syariah (DPS), pemimpin divisi, serta kepala cabang Bank Nagari se-Sumatera Barat.
Total aset mencapai Rp6,49 triliun atau tumbuh 6,28 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pembiayaan syariah meningkat signifikan menjadi Rp4,63 triliun atau tumbuh 14,66 persen, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) syariah tercatat Rp4,91 triliun atau tumbuh 3,62 persen.
Kinerja positif tersebut turut mendorong peningkatan laba setelah pajak mencapai Rp224,62 miliar atau tumbuh 15,43 persen secara tahunan. Kontribusi aset UUS terhadap total aset induk juga meningkat dari 18,52 persen pada 2024 menjadi 19,31 persen pada 2025.
Direktur Utama (Dirut) Bank Nagari, Gusti Candra, menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan semakin kuatnya peran perbankan syariah dalam mendukung perekonomian daerah dan kebutuhan masyarakat.
Dewan Pengawas Syariah Bank Nagari, Prof Yasri, memberikan apresiasi atas kinerja UUS yang terus tumbuh positif. Ia berharap kinerja tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat. (rdr)





