PADANG, RADARSUMBAR.COM – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Padang menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pemulihan pascabencana melalui sinergi bersama Pemerintah Kota Padang.
PLN UP3 Padang turut ambil bagian dalam peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi penyintas banjir bandang di Kawasan Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, sebagai simbol dimulainya pembangunan hunian yang layak dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana.
Pembangunan Huntap ini menjadi langkah strategis dalam upaya pemulihan kehidupan warga yang sebelumnya terdampak banjir bandang.(29/2/2026)
Sebanyak 10 unit Huntap dibangun di atas lahan seluas 1.800 meter persegi. Hunian ini merupakan peningkatan dari Hunian Sementara Sehat dan Layak (HUNSELA) yang sebelumnya ditempati warga Kaum Suku Tanjuang, penyintas banjir bandang di kawasan Pangka Jembatan Batu Busuk, RT 03 RW 04.
Kehadiran Huntap diharapkan memberikan rasa aman, nyaman, serta kepastian tempat tinggal bagi para penyintas. Dalam proses percepatan pemulihan tersebut, PLN UP3 Padang mengambil peran aktif khususnya pada aspek kelistrikan.
PLN memastikan kesiapan infrastruktur listrik yang aman dan andal guna mendukung kelayakan hunian serta aktivitas masyarakat ke depan.
Manager PLN UP3 Padang, Dian Widiana Kuswara, menyampaikan bahwa PLN telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mendukung penanganan bencana di berbagai titik.
“PLN telah menyiapkan skema recovery darurat untuk lokasi-lokasi hunian sementara, hunian tetap, hingga posko penanganan bencana sesuai dengan kebutuhan di lapangan.”
“Kami berkomitmen memastikan kelistrikan hadir sebagai penopang utama dalam proses pemulihan masyarakat,” ujar Dian.
Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, menegaskan bahwa kehadiran PLN dalam pembangunan Huntap ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab PLN sebagai BUMN yang hadir untuk rakyat.
“PLN tidak hanya memastikan listrik menyala, tetapi juga hadir membawa semangat pemulihan. Sinergi dengan pemerintah daerah menjadi kunci agar masyarakat terdampak bencana dapat kembali bangkit dan menjalani kehidupan yang lebih baik.”
“Manajemen PLN memberikan perhatian serius agar layanan kelistrikan di kawasan pemulihan ini aman, andal, dan berkelanjutan,” tegas Ajrun Karim.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, PLN berharap pembangunan hunian tetap di Pauh dapat menjadi awal baru bagi para penyintas banjir bandang, sekaligus memperkuat peran PLN sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan dan pemulihan masyarakat. (rdr)






