SAWAHLUNTO, RADARSUMBAR.COM – Wakil Wali Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, Jeffry Hibatullah mengajak para pendidik di Yayasan Khairu Ummah untuk memperkuat pendidikan Al-Qur’an yang tidak hanya berfokus pada hafalan, tetapi juga pada pemahaman makna serta relevansinya dalam kehidupan sehari-hari.
Jeffry menilai, pendekatan tersebut penting agar generasi muda tidak sekadar mampu membaca dan menghafal ayat, tetapi juga memahami konteks, nilai, dan hikmah Al-Qur’an sebagai pedoman berpikir, bersikap, dan bertindak di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
“Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca dan dihafal, tetapi juga untuk dipahami nilai-nilainya dan diterapkan dalam kehidupan,” kata Jeffry saat pertemuan dengan pengurus yayasan dan tenaga pendidik di Yayasan Khairu Ummah Sawahlunto, Kamis.
Ia menegaskan, penguatan substansi pembelajaran Al-Qur’an yang kontekstual sejak dini merupakan bagian dari upaya membangun karakter generasi penerus yang cerdas, bijaksana, dan berlandaskan moral yang kuat.
Selain metode pembelajaran, Jeffry juga mengapresiasi peningkatan fasilitas pendidikan keagamaan di Sawahlunto, salah satunya melalui penambahan ruang kelas baru SMP Islam Terpadu Sahabat Qur’an yang berada di bawah naungan Yayasan Khairu Ummah.
Penambahan ruang kelas tersebut didukung oleh Pemerintah Kota Sawahlunto melalui dana pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Kota Sawahlunto Hendri Elvin, sebagai wujud komitmen memperkuat sarana pendidikan berbasis keagamaan di daerah itu.
Sementara itu, Ketua Yayasan Khairu Ummah Silvi Andriani menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi pemerintah daerah dalam pengembangan lembaga pendidikan yang dikelolanya, baik dari sisi infrastruktur maupun arah kebijakan pendidikan.
Ia menegaskan pihak yayasan siap menindaklanjuti ajakan Wakil Wali Kota dengan terus melakukan inovasi pembelajaran Al-Qur’an yang menekankan pemahaman nilai dan makna.
“Sinergi ini menjadi motivasi bagi kami untuk meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga relevan dengan kehidupan sosial anak-anak,” ujarnya. (rdr/ant)





